Polisi Sita Ratusan Mainan Anak Diduga Mengandung Bahan Berbahaya dari Toko Citra Sei Panas

Polisi menyita ratusan jenis barang mainan di toko milik Kelvin Jonathan selaku Distributor Toko Citra Karya Sindo Toys.

Polisi Sita Ratusan Mainan Anak Diduga Mengandung Bahan Berbahaya dari Toko Citra  Sei Panas
tribunnews batam/wafa
Kasubdit Industri Perdagangan dan Investasi ( Indaksi) Direskrimsus Polda Kepri melakukan razia toko mainan anak Citra Karya Sindo Toys di kawasan Komplek Ruko Inti Sungai Panas Blok A, nomor 9, Batam, Jumat (5//2/2016), sekitar pukul 17.00 WIB. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Kasubdit Industri Perdagangan dan Investasi ( Indaksi) Direskrimsus Polda Kepri melakukan razia di kawasan Komplek Ruko Inti Sungai Panas Blok A, nomor 9, Batam, Jumat (5//2/2016), sekitar pukul 17.00 WIB.

Sasaran Polda‎ kali ini tertuju pada barang mainan anak-anak yang diduga polisi palsu dan mengandung bahan berbahaya.

Polisi menyita ratusan jenis barang mainan di toko milik Kelvin Jonathan selaku Distributor Toko Citra Karya Sindo Toys.

Razia dipimpin oleh Wakil Direktur Direskrimsus Polda Kepri AKBP Helmy Kuarta Kusuma Rauf.

Helmy menuturkan, razia dilakukan untuk menindak banyaknya barang selundupan berupa main anak-anak yang diduga barang palsu yang membahayakan dan memiliki kandungan bahan berbahaya saat digunakan.

"Informasi yang beredar dari masyarakat banyak keluhan barang mainan anak-anak yang mengandung bahan berbahaya atau tidak layak,"ujar Helmy ditemui saat razia berlangsung, Jumat sore.

Selain itu, kata Helmy, razia dilakukan untuk menindak barang-barang yang diduga palsu dan polisi menduga barang selundupan dari luar negeri‎.

Jajaran Direskrimsus pun membawa sebagian barang tersebut ke Mapolda Kepri untuk selanjutnya diteliti.

"Kita akan periksa ini dulu di Polda. Nanti kita juga periksa saksi dan pemilik ke Polda Kepri,"katanya.

Pantauan Tribun Batam, polisi membawa beberapa gardus ukuran besar yang berisi mainan anak-anak.

Mainan itu pun sudah dipilah-pilah.

Saat razia, tak tampak pemilik toko, hanya karyawan dan manajer distributor yang ada. (*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved