Saat Dirazia Polisi, Pemilik Toko Mainan Citra Tidak Bisa Tunjukan Dokumen Usaha

Pemilik toko mainan Citra Karya Sindo Toys di kawasan Komplek Ruko Inti Sungai Panas Blok A, tidak bisa menunjukan izin usahanya kepada polisi.

Saat Dirazia Polisi, Pemilik Toko Mainan Citra Tidak Bisa Tunjukan Dokumen Usaha
tribunnews batam/wafa
Kasubdit Industri Perdagangan dan Investasi ( Indaksi) Direskrimsus Polda Kepri melakukan razia toko mainan anak Citra Karya Sindo Toys di kawasan Komplek Ruko Inti Sungai Panas Blok A, nomor 9, Batam, Jumat (5//2/2016), sekitar pukul 17.00 WIB. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Pemilik toko mainan Citra Karya Sindo Toys di kawasan Komplek Ruko Inti Sungai Panas Blok A, nomor 9, Batam, yang dirazia Polda Kepri, Jumat (5/2/2016), tidak bisa menunjukan izin usahanya.

Hal itu terlihat saat Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri Kombes Pol Budi Suryanto memeriksa dokumen usaha toko tersebut.

Baca: Polisi Sita Ratusan Mainan Anak Diduga Mengandung Bahan Berbahaya dari Toko Citra Sei Panas

Setelah memeriksa kelengkapan‎ surat izin dagang, ternyata pemilik toko tidak mampu menujukan izin perdagangan.

Ia memastikan bahwa barang tersebut adalah Ilegal yang diselundupan dari luar negeri.

"Setelah kita ambil keterangan dengan orang yang bersangkutan, ternyata tak memiliki surat izin perdagangan. Kita duga kuat barang tersebut adalah barang ilegal yang didatangkan dari China,"ungkapnya.

Distributor tersebut termasuk grosir terbesar di Batam‎. polisi menduga kuat barang tersebut diselundupkan dari China setelah sebelumnya singgah terlebih dahulu dari Singapura.

"Jadi barang itu memang berasal dari China yang dibawa ke Singapura dulu. Ada juga barang yang dari Jakarta katanya, akan kita cek dan periksa pemilik serta saksi-saksi dulu setelah razia ini selesai," tegas Budi

Sementara untuk menjawab dugaan adanya kandungan bahan berbahaya pada mainan tersebut, Direskrimsus akan melakukan penelitian terlebih dahulu.

Keterangan pemilik kepada polisi, bisnis mainan tersebut telah berjalan sejak 2010.

Pantauan Tribun Batam, toko tersebut terdiri dari tiga lantai,

Lantai dasar dijadikan toko mainan sementara lantai dua dan tiga dijadikan gudang mainan.

Jenis mainannya sangat beragam mulai yang berukuran kecil hingga besar. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved