Jika Terbukti Bersalah dengan BB Sabu Seberat 1.223 Gram, Ka Khong Terancam Hukuman Mati

"Jika terbukti dalam persidangan nanti, sesuai dengan dakwaan, maka hukuman maksimal hukuman mati," kata JPU Barnad

Jika Terbukti Bersalah dengan BB Sabu Seberat 1.223 Gram, Ka Khong Terancam Hukuman Mati
tribun/zabur
Sidang kepemilikan sabu sebanyak 1.223 Gram, dengan terdakwa Ka Khong, Kamis (18/2/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Terdakwa Ka Khong alias Jhon Brother dalam perkara kepemilikan 1.223 gram sabu terancam hukuman mati dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Kamis (18/2/2016).

Dalam dakwaan penuntut umum, barang bukti narkotika golongan I berupa sabu itu ditemukan petugas polisi di kamar terdakwa di perumahan blok VI jalan melati nomor 10 Baloi Lubuk Baja, pada 15 September 2015.

"Barang bukti yang ditemukan itu berupa sabu dalam bentuk 13 paket (bungkus).

Dalam 1 paket berisi 50 gram, dan 12 paket lagi ditotalkan menjadi 1.173 gram. Rencananya sabu itu digunakan dan dijual," kata JPU Barnad dalam dakwaannya.

Terdakwa melanggar pasal 114 ayat (2) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika atau pasal 112 ayat (2) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Jika terbukti dipersidangan nanti sesuai dengan dugaan pasal yang dikenakan kepadanya itu, maka hukuman maksimal terhadapnya adalah hukuman mati, karena selain jadi kurir dia juga memakai sabu tersebut," kata Barnad usai sidang.

Sidang itu sendiri dipimpin Juli Handayani, didampingi Tiwik dan Imam. Sementara Terdaka Ka Khong yang hadir sendiri, meminta kepada Majelis Hakim untuk didampingi penasihat hukum (PH).

"Jika terbukti dalam persidangan nanti, sesuai dengan dakwaan, maka hukuman maksimal hukuman mati," kata JPU Barnad yang ditemui usai persidangan.(*)

Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved