Pemkab Undang Anggota Dewan Pers Untuk Sosialisasi Kode Etik Jurnalistik di Karimun

"Undang-undang Pokok Pers No 40 tahun 1999 merupaka acuan menggenai batasan, hak dan kewajiban kode etik jurnalistik," kata Rafiq

Pemkab Undang Anggota Dewan Pers Untuk Sosialisasi Kode Etik Jurnalistik di Karimun
tribun/elhadifputra
Bupati Karimun Aunur Rafiq 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Pemerintah Kabupaten Karimun mengadakan acara sosialisi kode etik jurnalis bagi aparatur pemerintah daerah, instansi vertikal dan insan pers, Kamis (18/2/2016).

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Nasional Karimun ini menghadirkan narasumber anggota Dewan Pers Komisi Hukum dan Perundang-undangan, Yosep Adi Prasetyo.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq, mengatakan media massa baik cetak, elektronik ataupun media online sudah mulai berkembang.

Karena itu Rafiq meminta seluruh insan pers dapat menyuguhkan informasi sesuai kode etik jurnalistik.

"Undang-undang Pokok Pers No 40 tahun 1999 merupaka acuan menggenai batasan, hak dan kewajiban kode etik jurnalistik," kata Rafiq.

"Pemerintah daerah juga mesti banyak bertanya sehingga juga paham kode etik jurnalistik itu," ungkap Rafiq.

Kabag Humas Pemkab Karimun, Muhammad Yosli, menyebutkan tujuan dilaksanakan sosialisasi untuk meningkatkan profesionalisme insan pers di Karimun.

"Tujuannya juga agar Pemerintah Daerah dan Pers dapat selalu menjalin hubungan baik," tuturnya.

Hal senada disampaikan Yosep, bahwa insan pers harus memiliki pemahaman mengenai kode etik sebagai seorang jurnalis.

Setiap insan pers harus bekerja berdasarkan kode etik tersebut.

"Jika ada masalah kode etik maka Dewan Pers yang menyelesaikan. Tapi jika masalahnya (wartawan) tersandung pidana maka itu wewenang polisi," ujarnya. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved