Jumat, 24 April 2026

Berusaha Rebut Senjata Polisi Saat Melawan dari Upaya Penangkapan, Begal Ini Terpaksa Ditembak

"Untuk menghindari kondisi terburuk, anggota mengambil keputusan tegas terukur di kaki tersangka," ujar Bimo

Editor: Mairi Nandarson
Net
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Sudah lama diburu, PS (25) akhirnya terkapar setelah timas panas mendarat di kakinya, Sabtu (20/2/2016) dini hari.

PS memang dikenal sebagai raja dari aksi perampasan sepeda motor atau begal yang kerap beraksi di wilayah hukum Kota Pekanbaru.

Dalam setiap aksinya, PS selalu membawa senjata tajam yang kadang digunakan untuk melukai korbannya.

Dalam operasi penangkapan yang dipimpin Kanit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polresta Pekanbaru Iptu Syahrizal, PS diketahui berada di salah satu tempat hiburan malam di jalan Sudirman, Pekanbaru Sabtu dini hari.

Tim kemudian menyebar di area yang dikenal dengan MP club tersebut.

Karena sudah memastikan tersangka PS berada di lokasi itu, polisi pun menunggunya.

Ketika ia keluar ia sudah mencium ada polisi yang menunggunya. Ia pun berusaha kabur namun polisi beraksi.

"Tersangka saat itu baru saja keluar dari lantai dua. Namun ia mengetahui polisi sudah menunggunya.

Saat itu tersangka kembali masuk kedalam lift dan berusaha kabur," kata Kasatreskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Arianto.

Polisi yang tidak mau kehilangan buruannya pun langsung melakukan pengejaran. Sampai di lantai satu, tersangka berhasil ditangkap.

Namun dalam proses tersebut, tersangka PS masih berusaha melawan.

"Bahkan tersangka berusaha merebut senjata polisi. Untuk menghindari kondisi terburuk, anggota mengambil keputusan tegas terukur di kaki tersangka," ujar Bimo.

Tersangka PS pun terkapar menyerah. Dari penangkapan PS, dini hari itu juga polisi melakukan pengembangan.

Hasilnya empat perempuan dan tiga lelaki kembali diringkus.

"Empat perempuan dan tiga lelaki yang diringkus saat tengah mengkonsumsi narkotika jenis sabu. Kita masih melakukan pengembangan terkait keterlibatan ketujuhnya," terang Bimo.

Dari daftar kejahatan kepolisian, tersangka PS tidak hanya aktif melakukan perampasan sepeda motor, namun juga kerap melakukan aksi jambret.

Ada puluhan kali tersangka beraksi dalam kejahatan jalanan tersebut.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved