Wanita Tewas Tergantung di Batuaji Batam
Ayah Leni Susanti di Lampung Sempat Tak Yakin Anaknya Bunuh Diri
"Saya baru tahu tadi pagi dihubungi sama adeknya di kampung, karena bapak Leni ini di kampung ditelepon, mungkin polisi," katanya
BATAM.TRIBUNNEWS.COM,BATAM - Yogi, kerabat satu kampung Leni Susanti (26) yang ditemukan tewas gantung diri, mengaku tidak begitu kenal dengan sosok korban.
Ia mengetahui Leni meninggal pun dari kampung halamannya di Lampung, setelah adik Leni menghubunginya.
Itu setelah ia tahu dari ayah Leni yang ditelepon polisi dari Batam.
Namun, karena belum yakin anaknya bunuh diri, maka ia meminta adiknya menghubungi Yogi.
"Saya baru tahu tadi pagi dihubungi sama adeknya di kampung, karena bapak Leni ini di kampung ditelepon, mungkin polisi.
Keluarganya belum percaya, makanya saya mau mastikan. Ternyata betul itu dia," kata Yogi yang berdomisili di Batuaji itu.
Yogi mengaku baru sekali bertemu korban yakni pada tahun 2012.
Ia juga tidak tahu korban tinggal bersama siapa di Batam, karena ia hilang kontak sejak 2012 itu lantaran sibuk dengan pekerjaan masing-masing.
Yogi masih menunggu keputusan pihak keluarga korban, apakah akan dikebumikan di Batam, atau di kampung halamannya.
Yogi mengatakan, Leni adalah anak kedua dari empat bersaudara, di Batam, korban tidak memiliki sanak keluarga.
"Saya juga masih bingung. Dulu keluarga saya hanya bertetangga dekat rumah korban di kampung," katanya.
Beberapa teman Yogi di RSBP itu tak bisa berbuat apa-apa.
Karena keputusan soal jasadnya dikemanakan harus dari pihak keluarga dekat.
Entah itu, ayah kandung, saudara kandung korban, yang harus memberikan kepastian dimana jasadnya dikebumikan.
"Kami hanya simpatisan saja. Tak tahu lah ini. Kami nunggu keputusan keluarga adek ini (korban)," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/leni-susanti-gantung-diri-di-batuaji_20160222_142919.jpg)