Pasca Bertemu Anggota Dewan, Warga Baloi Kolam Membubarkan Diri dari Gedung DPRD Batam

Setelah melakukan pertemuan dengan perwakilan DPRD Kota Batam, masyarakat Balaoi Kolam akhirnya membubarkan diri dari kantor DPRD.

Pasca Bertemu Anggota Dewan, Warga Baloi Kolam Membubarkan Diri dari Gedung DPRD Batam
tribunnews batam/eko setiawan
Ratusan Warga Baloi Kolam, Kota Batam, berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Batam, Rabu (24/2/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Setelah melakukan pertemuan dengan perwakilan DPRD Kota Batam, masyarakat Balaoi Kolam akhirnya membubarkan diri dari kantor DPRD.

Dari hasil pertemuan tersebut, DPRD berjanji akan menindaklanjuti permasalahan lahan antara warga Baloi Kolam dengan pihak PT Mega Indah Propertindo (MIP).

Anggota DPRD Komisi IV DPRD Kota Batam Uba Ingan Sigalingging yang menerima laporan warga Baloi Kolam mengatakan sangat mengetahui permasalahan tersebut semenjak awal.

Dia berjanji, dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan pengecekan ke lapangan terkait laporan warga tersebut.

"Kalau tidak besok, lusa kita akan turun kesana. Kita akan menindak lanjuti tuntutan masyarakat kita ini,' sebut Uba yang ditemui usai pertemuan dengan perwakilan masyarakat, Rabu (24/2/2016).

Menurut Uba, warga meminta PT MIP tidak bertindak semena-mena.

Sebab, dari hasil pertemuan warga dengan Badan Pengusaha (BP) Batam, sejauh ini tidak ada izin yang diberikan untuk PT MIP itu sendiri.

"Apakah itu Amdal, Cad end File atau apalah, tak ada izin yang ada diberikan BP Batam. Makanya kita akan melakukan pengecekan ini,"sambungnya.

Setelah diberikan pengertian, akhirnya warga Baloi kolam membubarkan diri dari kantor DPRD.

Ia sangat berterima kasih kepada DPRD yang mau mendengarkan keluhan dan menindak lanjuti laporan mereka.

Halaman
12
Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved