Upah Buruh 2016

Pembahasan UMS Karimun Berlangsung Alot, Pekerja Ingin Rp 2,7 Juta dan Pengusaha Rp 2,5 Juta

Rapat Pembahasan Upah Minimum Sektoral (UMS) Kabupaten Karimun kembali dilaksanakan, Rabu (24/2/2016) pagi ini dan berlangsung alot.

Pembahasan UMS Karimun Berlangsung Alot, Pekerja Ingin Rp 2,7 Juta dan Pengusaha Rp 2,5 Juta
tribunnews batam/elhadif
Suasana pertemuan membahas UMS Karimun 2016 di aula Kantor Disnker Karimun, Rabu (24/2/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Rapat Pembahasan Upah Minimum Sektoral (UMS) Kabupaten Karimun kembali dilaksanakan, Rabu (24/2/2016) pagi ini dan berlangsung alot.

Sekitar pukul 10.00 WIB rapat dimulai dengan dipimpin oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Karimun Fuffindy Alamsjah.

Turut hadir pada rapat yang dilaksanakan di aula Kantor Disnker adalah perwakilan serikat pekerja serta perwakilan asosiasi pengusaha.

Pembahasan ini berlangsung alot.

Pasalnya, baik pihak asosiasi ataupun serikat pekerja tetap bertahan dengan angka yang mereka ajukan pada pertemuan Jumat (19/2) lalu.

Serikat pekerja bertahan di nilai Rp 2.708.000 dan asosiasi pengusaha Rp 2.575.650.

"Kalau bisa pertemuan ini tidak menggunakan rumus karena kawan-kawan punya perhitungan berdasarkan rumus masing-masing. Mari kita buka hati untuk dapat bermusyawarah," kata Ruffindy.

Ditambahkan Ruffindy, Bupati tidak akan menandatangani kebijakan apabila tidak ada kesepakatan antara pekerja dan pengusaha. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved