Upah Buruh 2016

Serikat Pekerja dan Pengusaha tak Capai Kata Sepakat Soal Angka UMS Karimun

Serikat Pekerja bertahan di angka Rp 2.708.000, sementara Asosiasi Pengusaha Granit Karimun Kepri (APGK2) juga bersikukuh dengan angka Rp 2.575.650.

Serikat Pekerja dan Pengusaha tak Capai Kata Sepakat Soal Angka UMS Karimun
tribunnews batam/elhadif
Suasana pertemuan membahas UMS Karimun 2016 di aula Kantor Disnker Karimun, Rabu (24/2/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Pembahasan Upah Minimum Sektor (UMS) Kabupaten Karimun masih mentok.

Setelah belasan kali Serikat Pekerja dan asosiasi melakukan pertemuan namun kesepakatan mengenai nilai pengajuan UMS masih belum ditemukan.

Pada pertemuan yang digelar di aula Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Karimun, Rabu (24/2), nilai pengajuan kedua belah pihak belum bergeser dari nilai sebelumnya.

Serikat Pekerja masih tetap bertahan di angka Rp 2.708.000, sementara Asosiasi Pengusaha Granit Karimun Kepri (APGK2) juga bersikukuh dengan angka Rp 2.575.650.

Untuk penyelesaiannya, Serikat Pekerja memberi saran kepada Disnaker selaku mediator agar Bupati Karimun, Aunur Rafiq, dapat memberikan pertimbangan terkait UMS tahun 2016 ini.

"Kalau menurut saya sudah saatnya pemerintah (Bupati) mengambil sikap berdasarkan pertemuan hari ini. Kalau tetap didorong maka tidak akan ketemu kesepakatan karena masing-masing pihak berbeda alasan," kata Ketua SPAI-SPMI Karimun, Muhammad Fajar.

Namun APGK2 sendiri belum menyetujui langkah yang diajukan Serikat Pekerja tersebut.

Mereka meminta waktu kepada Disnaker untuk membahas permintaan itu dengan perusahaan masing-masing serta internal APGK2.

"Kita harus pertimbangan lagi untuk meminta saran Bupati. Kalau hasilnya iya maka kita akan minta saran Bupati. Jika hasilnya tidak maka bagaimana langkah selanjutnya," tutur Koordinator APGK2, Zuhri Lubis.

Oleh karena itu Disnaker memberikan waktu selama dua hari kepada APGK2 untuk dapat menentukan sikap mengenai hal tersebut.

"Kita minta jawaban asosiasi paling lambat hari Jumat. Setelah memberi jawaban (setuju_red) maka kita baru minta saran pertimbangan Bupati,"kata Kadisnaker Karimun, Ruffindy Alamsjah usai pertemuan. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved