Dugaan Korupsi RSUD Embung Fatimah

Kejari Batam Panggil Saksi Ahli, Setelah Kesulitan Periksa Perusahaan Rekanan Pengadaan Alkes

"Kita kesulitan memeriksa empat perusahaan rekanan RSUD Embung Fatimah yang mengetahui pengadaan alkes tersebut," katanya

Kejari Batam Panggil Saksi Ahli, Setelah Kesulitan Periksa Perusahaan Rekanan Pengadaan Alkes
tribunnews batam/alvin
RSUD Embung Fatimah Batuaji, Batam. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam memanggil sejumlah saksi ahli untuk dimintai keterangan terkait dugaan korupsi alat-alat kesehatan (Alkes) RSUD Embung Fatimah.

"Keterangan saksi ahli ini dibutuhkan untuk mengetahui tindak pidana dugaan korupsi yang dilakukan atas pengadaan Alkes RSUD Embung Fatimah.
Saksi ahli yang dipanggil juga sudah siap memberikan keterangan," kata Kasi Pidsus Kejari Batam, Muhammad Iqbal.

Muhammad Iqbal mengatakan keterangan saksi ahli itu untuk melengkapi berkas pemeriksaan dugaan korupsi Alkes RSUD Embung Fatimah.

Selain saksi ahli, pihaknya juga melayangkan kembali surat panggilan kepada perusahaan yang tidak juga mengindahkan surat Kejari Batam.

"Kita kesulitan memeriksa empat perusahaan rekanan RSUD Embung Fatimah yang mengetahui pengadaan alkes tersebut. Kita sudah layangkan kembali surat panggilan itu," katanya.

Iqbal mengatakan empat perusahaan itu berada di luar Batam dan keterangan perusahaan itu sangat dibutuhkan untuk mengetahui dugaan korupsi pengadaan alkes RSUD Embung Fatimah.

"Pemeriksaan saksi terkait dugaan korupsi pengadaan alkes RSUD Embung Fatimah sudah berjalan bahkan sudah selesai.

Namun, tinggal keterangan empat perusahaan rekanan RSUD dan dari saksi ahli," ujar Iqbal.(bur)

Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved