Komplotan Pelaku Curas Ini Kerap Menakut-Nakuti Warga Tionghoa dengan Senjata Tajam

Mereka sering menakut-nakuti korban dengan menggunakan senjata tajam (sejam).

Komplotan Pelaku Curas Ini Kerap Menakut-Nakuti Warga Tionghoa dengan Senjata Tajam
tribunnews batam/eko setiawan
Jalaludin Pakpahan meringis kesakitan setelah timah panas menembus kaki kirinya, di Polsek Batu Ampar, Senin (29/2/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Kapolsek Batu Ampar Kompol Ary Baroto mengatakan, Ucok, salah satu tersangka pencurian dan kekerasan (Curas) yang diamankan anggota Satreksrim Batu Ampar adalah orang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Batam Kota.

Hal tersebut diketahui setelah Polsek Batu Ampar berkordinasi dengan Polsek Batam Kota usai mengamankan para tersangka ini.

"Memang satu diantaranya adalah DPO Batam Kota. Dia sudah lama diburu namun akhirnya kita yang menangkap," sebut Ary menerangkan, Senin (29/2/2016).

Di Polsek Batam Kota, pelaku juga diburu lantaran kasus Curas.

Tentunya pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik berbeda.

Ucok juga akan diperiksa nantinya di Polsek Batam Kota.

Ini dilakukan agar ada efek jera terhadap pelaku.

Jika memang berkasnya terpisah, dipastikan Ucok akan menjalani beberapa kali sidang.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Batu Ampar AKP Andri Sofyan mengatakan, kebanyakan korban para tersangka adalah warga etnis Tionghua.

Mereka sering menakut-nakuti dengan menggunakan senjata tajam (sejam).

"Kebanyakan yang menjadi korban itu adalah Tionghua. Saat mereka lengah, mereka langsung mengeluarkan sajam yang mereka bawa,"sambung Andi.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan empat bilah pisau, dompet, handpone dan empat unit motor yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya.

Akibat perbuatan tersebut pelaku dikenakan Pasal 363 dan 365 kejahatan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved