Berobat Jalan Cuma Dibayar Rp 160 Ribu, Direktur RSAB Bingung Bagi Uang untuk Dokter dan Obat

Direktur RS Awal Bros Widya mengaku bingung membagi keuangan dari tarif perobatan yang ditetapkan oleh BPJS bagi setiap pasien yang berobat.

Berobat Jalan Cuma Dibayar Rp 160 Ribu, Direktur RSAB Bingung Bagi Uang untuk Dokter dan Obat
tribunnews batam/anne maria
Komisi IV DPRD Batam gelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama BPJS Kesehatan Kota Batam dan RSAB, Senin (7/3/2016) pagi. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Direktur RS Awal Bros Widya mengaku bingung membagi keuangan dari tarif perobatan yang ditetapkan oleh BPJS bagi setiap pasien yang berobat.

Widya mengungkapkan tarif yang ditetapkan BPJS Jesehatan tertalu rendah dan dinilai tidak sesuai dengan keperluan rumah sakit.

Ia mencontohkan, untuk biaya rawat jalan sebesar Rp 160 ribu per hari.

Uang sebesar itu sulit dibagi untuk biaya obat, dokter, dan operasional.

Rrumah sakit pun kebingungan untuk membagi pembayarannya.

"Coba, nilai segitu (Rp 160 ribu), bayar obat, bayar dokter, kami bingung uangnya mau dibagi-bagi buat apa saja,"ucap Widya saat rapat dengar pendapat (RDP) di Gedung DPRD Batam, Senin (7/3/2016).

Widya juga mengungkapkan BPJS Kesehatan masih menunggak Rp 8 miliar.

"Sekarang saja, 75 persen pasien kami adalah peserta BPJS. Nah yang 25 persen itulah yang bisa untuk cash flow, itu dari pasien-pasien umum dan peserta asuransi lain. Apalagi, sekarang pun masih ada klaim Rp 8 miliar yang belum dibayarkan. Biar gitupun, nggak ada pelayanan buruk. Yang ada aturan-aturan dari BPJS yang tidak disosialisasikan ke masyarakat," ucap Widya usai RDP.

‎Menurut Widya, akibat tidak lancarnya pembayaran klaim tersebut tentu akan menggangu cash flow rumah sakit. (*)

Penulis: Anne Maria
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved