Breaking News:

TV Online Tribun Batam

NEWSVIDEO: Curi Ikan di Indonesia, 3 Kapal Malaysia Ditangkap PSDKP Batam

"Ketiga kapal ini kami tangkap di Selat Malaka yang merupakan perairan Republik Indonesia," katanya.

Editor:

Laporan Reporter Tribunnews Video, Hadi Maulana

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM – Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam, Senin (7/3/2016) kembali mengekspos tangkapan kapal pengawas KKP yang berhasil menangkap tiga kapal ikan asal Malaysia yang mencuri ikan di perairan Indonesia.

Dimana tiga kapal ikan asal Malaysia itu diantaranya SLFA 4625, KHF 1917 dan PKFB 1512, dengan anak buah kapal (ABK) 14 orang yang terdiri dari sembilan kewarganegaraan Myanmar, dua kewargaa negaraan Malaysia dan tiga kewarganegaraan Indonesia.

“Untuk yang Indonesia merupakan warga Tanjung Balai Asahan Sumatera Utara (Sumut) yang merupakan TKI di Malaysia,” kata Kepala PSDKP Batam, Akhmadon, Senin (7/3/2016).

Akhmadon mengungkapkan ketiga kapal asal Negara jiran itu tertangkap basah sedang melakukan aktifitas ilegal fishing (pencurian ikan) di perairan teritorial Indonesia.

"Ketiga kapal ini kami tangkap di Selat Malaka yang merupakan perairan Republik Indonesia," katanya.

Bahkan, ketika ditangkap ketiga kapal itu tidak dilengkapi dengan dokumen yang syah dari Pemerintah Indonesia. Selain itu, alat penangkap ikan yang digunakan adalah Trawl atau Pukat Harimau, yang secara hukum dilarang pengoperasinanya di wilayah Indonesia.

“Dari ketiga kapal tersebut sedikitnya ada 100 Kg ikan campuran hasil tangkapan mereka di perairan Indonesia,” katanya.

Ke 14 ABK tersebut akan dijerat pasal 5 ayat 1 huruf a, pasal 92 juncto pasal 26 ayat 1, pasal 93 ayat 2 juncto pasal 27 ayat 2, pasal 85 juncto pasal 9 ayat 1, UU No. 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved