1000-an PNS di Tanjungpinang Berijazah SD, SMP, dan SMA Terancam Pensiun Dini

"Mana ada lulusan S1 yang mau jaga sekolah," katanya

1000-an PNS di Tanjungpinang Berijazah SD, SMP, dan SMA Terancam Pensiun Dini
Istimewa
Ilustrasi PNS 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melakukan rasionalisasi jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Rasionalisasi dilaksanakan dengan mempensiunkan dini PNS yang berijazah Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menangah Atas (SMA).

Imbas dari kebijakan tersebut juga berpengaruh terhadap PNS di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Pasalnya saat ini, tercatat sekitar 1.000-an Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemko Tanjungpinang mengantongi ijazah SMP dan SMA.

Adanya kebijakan rasionalisasi ini, mereka terencam dipensiunkan dini oleh pemerintah.

"Hampir 1.000-an. Mereka rata-rata lulusan SMP dan SMA. Mereka kita tempatkan di kelurahan-kelurahan," kata Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Rabu (9/3/2016).

Sebagian juga ada yang bertugas di sekolah-sekolah. Karena menurut Lis untuk di sekolah seperti penjaga sekolah dan sebagainya, memang kualifikasi pendidikan yang di minta tidak S1.

"Mana ada lulusan S1 yang mau jaga sekolah," katanya.

Namun dia masih enggan mengomentari lebih jauh masalah kepegawaian ini.

Karena menurut dia, sekarang pegawai Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Kota Tanjungpinang juga lagi bermasalah.

Karena sebagaian dari mereka masih ada yang merupakan tenaga honor daerah, sementara dalam aturan mereka harusnya PNS.(*)

Penulis:
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved