Divonis Hukuman Seumur Hidup, Terdakwa Kasus Pembakaran Pacarnya Langsung Banding

Vonis Majelis Hakim itu menguatkan tuntuan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wahyudi Barndad yang menuntut penjara seumur hidup

Divonis Hukuman Seumur Hidup, Terdakwa Kasus Pembakaran Pacarnya Langsung Banding
tribun/zabur
Terdakwa Muhammad Weliyadi bin Damun dan terdakwa Budi Wahono bin Masudin dalam perkara pembunuhan dan membakar jasad Synthia Bella alias Meme, di vonis penjara semumur hidup dalam persidangan yang digelar di PN Batam, Rabu (16/3/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam menjatuhi hukuman seumur hidup terhadap terdakwa Muhammad Weliyadi bin Damun dan terdakwa Budi Wahono bin Masudin dalam perkara pembunuhan dan membakar jasad Synthia Bella alias Meme, dalam persidangan yang digelar di PN Batam, Rabu (16/3/2016).

Kedua terdakwa terbukti melanggar Pasal 340 jo Pasal 338 jo Pasal 365 ayat (1) ke-3 KUHP. Terdakwa juga terbukti karena melakukan pembunuhan berencana dengan membakar korban.

"Atas perbuatannya, masing-masing terdakwa dihukum penjara seumur hidup," kata Ketua Majelis Hakim Syahrial Alamsah Harahap dengan didampingi Juli Handayani dan Jaseal.

Vonis Majelis Hakim itu menguatkan tuntuan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wahyudi Barndad yang menuntut penjara seumur hidup.

"Pertimbangan meringankan terhadap kedua terdakwa tidak ada. Pertimbangan memberatkan, terdakwa telah berencana menghabisi korban dengan cara dibakar," kata Majelis Hakim.

Mendengar putusan Majelis Hakim itu, kedua terdakwa yang didampingi Penasihat Hukum langsung menyatakan banding.

"Kami banding Yang Mulia atas putusan ini," kata kedua terdakwa menjawab pertanyaan Majelis Hakim.

Sementara JPU Barnad menyatakan pikir-pikir.

"Kami pikir-pikir Yang Mulia," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Synthia Bella alias Meme ditemukan dalam kondisi setengah dibakar di lapangan depan SMP 25 Batam di Tiban Indah, tak jauh dari perumahan Graha Permata Indah.

Terdakwa merupakan pacar korban dan ditangkap dirumah tantenya.

Terdakwa mengaku menghabisi nyawa Meme, Rabu (8/7/2015) malam sekitar pukul 23.00 WIB dengan cara dibakar hidup-hidup.

Saat membunuh pacarnya itu, Terdakwa Welly dibantu rekannya Budi.

Sebelumnya, sesosok wanita ditemukan tewas di semak-semak lapangan depan SMP 25 Tiban Indah tak jauh dari Perumahan Graha Permata Indah dengan kondisi setengah terbakar pada Kamis (9/7/20115) sekitar pukul 14.00 WIB.

Mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang anak kecil yang tengah bermain di lapangan, sekitar 15 meter dari lokasi kejadian.(*)

Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved