Sensus Ekonomi Segera Dimulai, Warga Diminta Beri Informasi yang Valid

Badan Pusat Statistik (BPS) gelar apel siaga Sensus Ekonomi 2016 di Dataran Engku Putri, Jumat (18/3/2016) pagi.

tribun/argianto
Pasangan Rudi-Amsakar (kanan) saat menghadiri pengumuman pemenang Pilwako Batam, Selasa (22/12/2015) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- ‎Badan Pusat Statistik (BPS) gelar apel siaga Sensus Ekonomi 2016 di Dataran Engku Putri, Jumat (18/3/2016) pagi.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad bertindak menjadi pembina apel tersebut.

Amsakar dalam amanatnya membacakan pidato Kepala BPS, Suryamin.

"Tidak lama lagi, kira-kira enam minggu ke depan, kita akan memasuki tahap paling penting, Sensus Ekonomi 2016, yaitu pencacahan lapangan. Tidak ada waktu untuk bersantai-santai. Kita semua sudah berada pada posisi Siaga satu,"ujar Amsakar.

Amsakar mengatakan, apel siaga pagi itu menjadi momentum untuk membangkitkan kewaspadaan dan membangun semangat seluruh jajaran BPS dan bangsa Indonesia.

Ia mengatakan Sensus Ekonomi 2016 merupakan amanat UU 16/1997, yakni bentuk pengabdian dalam menghasilkan data yang sangat penting bagi proses pembangunan bangsa.

"Data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2016 ni sangat penting dan bermanfaat. Bukan cuma untuk pemerintah atau pelaku usaha. Tapi ini juga penting untuk seluruh lapisan masyarakat," ujar dia.‎

Selain membacakan amanat Kepala BPS, apel siaga pun diisi dengan pembacaan ikrar dan menyanyikan mars sensus ekonomi 2016 oleh seluruh peserta.

Amsakar menegaskan bahwa Sensus Ekonomi menjadi salah satu dasar bagi pemerintah untuk membuat kebijakan-kebijakan yang menyejahterakan masyarakat.

"Dengan adanya sensus ini, semua stakeholder dicacah sehingga didapat peta yang benar. Nanti dari data sensus itu, pemerintah bisa mengambil kebijakan yang benar," kata Amsakar.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved