Bupati Karimun Ogah Cairkan Lagi Dana Bansos

Bupati Karimun Aunur Rafiq ogah mencairkan lagi dana Bansos dari proposal-proposal yang ada untuk tahun anggaran 2015 lalu.

Bupati Karimun Ogah Cairkan Lagi Dana Bansos
TRIBUN BATAM/ ELHADIF
Bupati Karimun, Aunur Rafiq, merencanakan pembangunan Islamic Centre di Tanjung Batu, Kundur. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN – Bupati Karimun Aunur Rafiq mulai menunjukkan sikap tegasnya.

Bupati yang baru dilantik, Rabu (23/3/2016) lalu itu ogah mencairkan lagi dana Bansos dari proposal-proposal  yang ada untuk tahun anggaran 2015 lalu.

Rafiq beralasan hal tersebut bukan merupakan utang yang harus dibayarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun, kecuali yang bersifat fisik.

Menurutnya, pencairan dana bansos haruslah melihat kemampuan keuangan daerah.

“Sisa Bansos tahun 2015 tidak akan dibayarkan karena bukan utang tapi bantuan yang berdasarkan kemampuan keuangan daerah. Tidak otomatis jika tidak dibayarkan pada 2015 akan dibayarkan pada tahun 2016, kecuali sifatnya fisik,”kata Rafiq.

Hanya saja Rafiq tidak merincikan berapa permohonan bantuan sosial dan dana hibah pada tahun 2015 dan yang belum dicairkan.

Bansos Karimun kurun waktu 2010-2013 memang tengah diusut penggunaannya oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sejak Februari 2016 lalu.

Puluhan penerima dari pelbagai kalangan seperti wartawan, LSM, koperasi, praktisi pendidikan, Ormas/Organisasi Kepemudaan bahkan Kepala SKPD yang aktif maupun yang telah pensiun, ikut diperiksa. (*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved