Kebakaran Lahan Makin Sering di Karimun, Warga Mulai Khawatir Asap Ganggu Kesehatan

Warga Karimun mulai mengkhawatirkan kondisi udara dan kesehatan mereka.

Kebakaran Lahan Makin Sering di Karimun, Warga Mulai Khawatir Asap Ganggu Kesehatan
tribunnews batam/elhadif
Kebakaran di salah satu lahan di Karimun, Senin (28/3/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Warga Karimun mulai mengkhawatirkan kondisi udara dan kesehatan mereka.

Pasalnya akhir-akhir ini sering terjadi kebakaran lahan, terutama di Pulau Karimun Besar dan sekitarnya.

Kebakaran lahan sering terjadi di wilayah Kecamatan Tebing dan Kecamatan Meral Barat.

Kekhawatiran warga juga semakin bertambah akibat hujan yang jarang turun.

"Kadang di langit asap sudah tebal. Hujan juga sudah lama gak turun. Adalah kemarim (hujan) tapi cuma gerimis saja,"kata Zainal, seorang warga Tebing, Senin (28/3/2016) pagi.

Menurut warga tersebut, asap berasal dari pembakaran lahan yang sengaja dilakukan pihak-pihak tertentu.

Orang-orang tersebut bertujuan membuka lahan untuk pertanian atau untuk tujuan lain.

"Biasanya dibakar terus ditanami," ungkap seorang warga lain.

Seringnya kebakaran lahan juga dibenarkan oleh koordinator Pemadam Kebakaran Kabupaten Karimun, Muhammad Fahisa.

Ia mengatakan dalam satu hari kebakaran bisa terjadi di lima lokasi yang berbeda.

"Memang sering kebakaran. Sudah daerah sini terus ada lagi di tempat lain. Bahkan sehari sampai lima kali," kata Fahisa saat dijumpai di lokasi kebakaran.

Pantauan Tribun Batam, kebakaran terjadi di lahan di RT 02 RW 04, desa Pongkar Kecamatan Tebing, pada Minggu (27/3) sekitar pukul 12.40 WIB.

Diperkirakan lahan yg terbakar seluas 6,5 Ha.

Api pun berhasil dipadamkan oleh Damkar Kabupaten Karimun, TNI dari Babinsa Pongkar, aparat Polsek Tebing bersama Masyarakat Desa Pongkar. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved