Bupati Karimun Curhat Soal Dana Bagi Hasil Langsung Ke Jakarta

Selain itu, Rafiq juga menyampaikan perihal kondisi Karimun yang merupakan daerah perbatasan di Provinsi Kepulauan Riau

Bupati Karimun Curhat Soal Dana Bagi Hasil Langsung Ke Jakarta
Istimewa
Bupati Karimun Aunur Rafiq saat mengunjungi beberapa kementrian di Jakarta 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Bupati Karimun, Aunur Rafiq terus bergerilya ke pemerintah pusat.

Usai melakukan kunjungan kerja ke Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Selasa (29/3/2016), Ia pun mengunjungi Kementerian Dalam Negeri.

Rafiq diterima Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah, Sugiyono. Salah satunya ia curhat tentang dana bagi hasil (DBH) Kabupaten Karimun yang mengalami penurunan pada tahun anggaran 2015 lalu.

Yang mengakibatkan Karimun keteteran dan terpaksa menunda pelaksanaan sejumlah proyek fisik bernilai miliaran rupiah.

Selain itu, Rafiq juga menyampaikan perihal kondisi Karimun yang merupakan daerah perbatasan di Provinsi Kepulauan Riau bisa diandalkan sebagai poros maritim Indonesia seperti yang dicita-citakan Presiden Joko Widodo.

Dirinya juga memaparkan tentang usulan rencana kerja dan renstra tahun 2016 hingga 2021 dalam percepatan pembangunan daerah, desa tertinggal dan daerah perbatasan.

Peningkatan pelayanan perizinan satu atap serta pembangunan infrastruktur yang strategis lainnya.

“Mereka akan memberikan masukan bagaimana percepatan pembangunan diperbatasan agar kedepan minimal daerah kita bisa berkembang secara mandiri,” ujar Rafiq disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setkab Karimun, Muhammad Yolsi, Selasa.

Berikutnya, Rafiq melakukan pertemuan dengan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri melalui Direktur Dana Perimbangan Keuangan Daerah, Tukijo.

Dalam pertemuan itu Rafiq memaparkan perihal Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU).

“Mereka sangat mengerti kebutuhan kita. Ditunggu saja, mudah-mudahan, ada perubahan di APBN Perubahan nanti. Kita butuh dana tambahan dari pusat buat infrastruktur umum seperti air bersih, listrik di pulau-pulau dan sebagainya,” urainya.(*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved