Breaking News:

Gubernur HM Sani Meninggal Dunia

Putri HM Sani Enggan Tinggal Pusara Usai Berdoa di Pemakaman Minggu Sore

Matanya masih tampak sembab, bahkan dia masih terus menangis

tribunbatam/thomlimahlimahekin
Rini, putri mendiang HM Sani tampak menangis saat berdoa di pemakaman sang ayah, Minggu (10/4/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Setelah jenazah Gubernur Kepri HM Sani dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Tanjungpinang, Sabtu (9/4/2016) sore, keluarga kembali berkumpul di pusara Sani, Minggu (10/4/2016) sore.

Di pusara itu, mereka memanjatkan doa untuk keselamatan almarhum.

Ada Hj Aisyah Sani, istri mendiang HM Sani.

Dia tampak lebih kuat dari hari sebelumnya. Dia terlihat menyuruh anak-anaknya mengatur karangan bunga yang mengelilingi pusara Sani.

Kondisi Aisyah berbeda dengan Rini putrinya. Raut wajahnya masih memancarkan duka teramat dalam.

Matanya masih tampak sembab, bahkan dia masih terus menangis tanpa suara.

Selepas doa bersama dia masih berdiri terpaku di kaki pusara.

Cukup lama dia termangu menatap tanah pusara. Dia coba dibujuk Isdianto, adik kandung mendiang ayahnya agar segera pulang karena magrib hendak tiba, namun, dia tetap bergeming.

"Ayo kita pulang. Besok baru kita datang lagi," ajak Isdianto dengan suara pelan.

Namun, ajakan itu ditanggapi dengan gelengan kepala.(*)

* Baca berita terkait di Harian Tribun Batam edisi Senin, 11 April 2016

Penulis: Thom Limahekin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved