Mahasiswa Hukum Unrika Beri Bantuan Sembako ke Dua Panti Asuhan di Sagulung

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau Kepulauan (Unrika) Batam Center, gelar acara bakti sosial (Baksos) di dua panti asuhan yang ada di Sagulung.

Mahasiswa Hukum Unrika Beri Bantuan Sembako ke Dua Panti Asuhan di Sagulung
tribunnews batam/ian pertanian
Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau Kepulauan (Unrika) Batam Center, memberikan bantuan sembako ke Panti Asuhan Insanul Madani, Kavling Nato, Kelurahan Sungai Langkai, Kecamatan Sagulung, Rabu (13/4/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau Kepulauan (Unrika) Batam Center, gelar acara bakti sosial (Baksos) di dua panti asuhan yang ada di Sagulung, Batam, Rabu (13/4/2016).

Panti pertama adalah Panti Asuhan Insanul Madani, Kavling Nato, Kelurahan Sungai Langkai, Kecamatan Sagulung dan kedua, Panti Asuhan El Zion Grece, Sagulung.

Kegiatan Baksos tersebut dilaksanakan dalam mewujudkan Tridarma fakultas hukum Unrika.

"Di Fakultas Hukum,  kita mengenal denagan Tridarma yang berarti pengajaran, penelitian dan pengabdian. Untuk mewujudkan hal tersebut kita melakukan bakti sosial," kata Rustam selaku Dekan Fakultas Hukum Unrika.

Dalam kesempatan tersebut Rustam, menjelaskan, kewajiban kampus tidak serta merta hanya memberikan pengajaran kepada mahasiswa, namun turun langsung melakukan kunjungan ke daerah tertentu untuk memberikan pengajaran.

"Jadi yang dimaksud dengan Pegabdian tidak serta merta hanya melakukan bakti sosisal saja, tetapi kita juga melaksanakan penyuluhan terhadap masyarakat," kata Rustam.

Dalam kunjungan itu, mahasiswa Fakultas Hukum Unrika memberikan sembako seperti beras, mie instan, dan beberapa kebutuhan pokok lainnya.

Dewi, Ketua Panti Asuhan Insanul Madani mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa yang sudah berkunjung ke tempat mereka.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada teman-teman dari Fakultas Hukum yang sudah datang ke panti asuhan ini. Kami juga berterima kasih atas bantuan yang diberikan," katanya.

Dewi menjelaskan, saat ini untuk panti asuhan yang dipimpinnya memiliki anah asuh 30 orang dengan berbagai usia.

"Cowok ada 20 orang dan cewek 10 orang. Kalau umur paling kecil 5 tahun, dan umur paling besar 16 tahun," terangnya.(*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved