Ini Penjelasan Kejaksaan Tinggi Kepri Soal Penetapan Sekda Anambas Jadi Tersangka

Pejabat di bawahnya yang hanya sebagai pelengkap, kata Andar

Ini Penjelasan Kejaksaan Tinggi Kepri Soal Penetapan Sekda Anambas Jadi Tersangka
istimewa/websitekejaksaantinggi kepri
Andar Perdana Widiastono 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri, Andar Perdana Widiastono, ancam pejabat tinggi pemerintahan yang terlibat dugaan tindak pidana korupsi.

Pasalnya dalam penanganan suatu perkara dugaan korupsi, tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) akan terlebih dahulu menetapkan tersangka bagi pejabat yang paling berwenang.

"Seperti dalam penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan tiga unit rumah mes dan satu asrama mahasiswi Kabupaten Kepulauan Anambas (KAA) di Tanjungpinang.

Sesuai SK Bupati, Raja Tjelak Nurjalal, sebagai Sekda diketahui sebagai ketua tim. Ada berapa pihak yang namanya masuk dalam tim, tapi dalam proses penyidikan Sekda terlebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka," kata Andar.

Dalam proses penyidik kasus dugaan korupsi, kata Andar, antensinya kepada penyidik agar terlebih dahulu menetapkan pejabat yang paling bertangungjawab dalam suatu pekerjaan.

Sementara pejabat dibawahnya yang hanya sebagai pelengkap, aku Andar, jika terbukti terlibat menikmati kurugian negara akan dipertimbangkan untuk meningkatkan statusnya dari saksi untuk ditetapkan tersangka.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Jumat, 15 April 2016

Penulis:
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved