Upah Buruh 2016

Tuntut Kenaikan Upah 15 Dolar per Jam, Ribuan Buruh Amerika Serikat Unjuk Rasa

Ribuan pekerja dari Chicago dan Los Angeles melakukan demonstarasi di New York.

Tuntut Kenaikan Upah 15 Dolar per Jam, Ribuan Buruh Amerika Serikat Unjuk Rasa
reuters
Ribuan pekerja dari Chicago dan Los Angeles melakukan demonstarasi di New York. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK- Ribuan pekerja dari Chicago dan Los Angeles melakukan demonstarasi di New York.

Mereka menuntut pembayaran upah sebesar 15 dolar AS per jam.

Seperti dikutip Reuters, para demonstran memadati jalan-jalan di New York untuk menuntut kenaikan upah minimum pada Kamis (14/4/2016) waktu Amerika.

Demo ini dimotori oleh serikat yang terdiri pekerja yang mengusung tuntutan "Berjuang untuk 15 dolar AS".

Kampanye ini sebenarnya telah berdiri sejak 2012 silam.

Kemudian telah merambah sebagai sebuah gerakan di beberapa daerah.

Tuntutan upah tersebut berasal dari industri sektor jasa. Misalnya, industri makanan cepat saji, kesehatan, perumahan, gerai toko ritel dan rumah sakit.

Demonstran menginginkan upah minimum sebesar 15 dolar AS per jam dalam setiap pekerjaan yang dilakukannya.

Tuntutan upah agar berlaku secara rata di seluruh daerah dan perusahaan di AS.

Sebelumnya, pekerja menerima upah sekitar 10 dolar AS per jam.

Di New York, para demonstrat melakukan aksinya di Times Square.

Aksi tersebut mendapat perhatian banyak pihak.

Sebab pada hari yang sama, Gubernur New York, Andrew Cuamo tengah melakukan rapat di Times Square.

Kedua calon presiden dari Partai Demokrat, Hillary Clinton dan Bernie Sanders pun memberi dukungannya kepada para demonstran.(kontan/Mona Tobing)

Editor:
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved