Selasa, 21 April 2026

Duh, 10 Anak Usia Belasan Tahun Gasak Laptop dan Ponsel di Kos-kosan

Kenekatan anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah itu terjadi pada Jumat (22/4) malam sekitat pukul 19.00 WIB.

TRIBUN BATAM/ELHADIF
Kapolsek Tanjung Balai Kompol Wisnu Edhi Sadono saat ekspos perkara pencurian dengan tersangka 10 orang anak. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Entah siapa yang memiliki ide dan memulai, sebanyak 10 anak laki-laki di Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, nekat masuk ke sebuah rumah kos-kosan dan menjarah barang berharga yang ada di dalamnya.

Kenekatan anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah itu terjadi pada Jumat (22/4) malam sekitat pukul 19.00 WIB.

Mereka masuk di saat penghuni rumah kos belum pulang bekerja.

"Karena wilayah itu biasanya aman kedua penghuni kos memang tidak pernah mengunci rumahnya," kata Kapolsek Urbn Tanjung Balai, Kompol Wisnu Edhi Sadono, Minggu (24/4/2016).

Saat pulang dua penghuni kos, Arfan Rudiyanto (26) dan Togar Mahardika (25), kaget melihat rumah yang berantakan. Keduanya semakin terkejut setelah melihat lemari dalam kondisi terbuka dan acak-acakan.

Setelah memeriksa ternyata barang berharga mereka berupa dua unit laptop merk Asus dan Fujitsu, dua unit ponsel merk Asus dan Lenovo, beberapa unit hardisk eksternal serta tiga unit mainan robot rakitan telah raib.

"Korban membuat laporan ke Polsek. Korban mengaku sebelum sampai ke kos-kosan sempat melihat segerombolan anak-anak berlarian," lanjut Wisnu.

Mendapatkan laporan itu petugas langsung menuju ke lokasi dan mencari anak-anak yang dimaksud oleh korban. Setelah ditanya mereka langsung mengaku telah melakukan tindak pencurian tersebut.

Anak-anak itu juga kemudian menyerahkan seluruh barang-barang yang telah mereka ambil pada polisi. Dari pengakuan kedua korban nilai total barang tersebut mencapai Rp 25 juta.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved