Kini Warga Tak Perlu Resah Terkait Temuan Formalin pada Makanan Cepat Saji di Pinang. Ini Alasannya

Pada 20-25 Februari 2016 lalu, Balai Veteriner Bukittinggi mengadakan survei makanan olahan asal hewan di Kota Tanjungpinang

Kini Warga Tak Perlu Resah Terkait Temuan Formalin pada Makanan Cepat Saji di Pinang. Ini Alasannya
tribunbatam/mikhwan
Kabid Pertanian dan Peternakan DKP2KE Tanjungpinang, Hamerudin 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM,TANJUNGPINANG - Balai Veteriner Bukittinggi, milik Kementerian Pertanian menemukan beberapa rumah makan siap saji di Tanjungpinang menjual makanan olahan hewan yang mengandung formalin.

Kabar tersebut sudah beredar luas di tengah masyarakat.

Hal ini tentu menjadi keresahan bagi warga Kota Tanjungpinang.

Terlebih rumah makan tersebut, sebagian besar merupakan rumah makan ternama yang banyak diminati masyarakat.

Kepala Bidang Pertanian dan Peternakan, Dinas Kelutan Perikanan Pertanian, Kehutanan dan Energi (KP2KE) Hamerudin membenarkan adanya temuan dari Balai Veteriner Bukittinggi, Sumatera Barat itu.

Menurutnya Balai yang dinaungi Kementerian Pertanian RI tersebut membawahi empat provinsi yaitu Sumatera Barat, Jambi, Riau, dan Kepri.

Pada 20-25 Februari 2016 lalu, Balai Veteriner Bukittinggi mengadakan survei makanan olahan asal hewan di Kota Tanjungpinang.

Sampel diambil dari enam rumah makan yang menjual makanan olahan asal hewan baik daging ayam dan sapi seperti bakso dan lain-lain.

Sampel tersebut diuji di laboratorium. Untuk makanan olahan asal hewan diuji apakah ada kandungan boraks dan formalin.

Sedangkan untuk bahan ayam dan daging yang digunakan, diuji apakah tercemar mikroba.

Halaman
123
Penulis:
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved