MotoGP

Dani Pedrosa Nilai Jalannya Balapan di Sirkuit Jerez, Spanyol Membosankan. Ini Alasannya

Tidak ada aksi mendahului di antara enam pebalap terdepan setelah putaran kelima

Dani Pedrosa Nilai Jalannya Balapan di Sirkuit Jerez, Spanyol Membosankan. Ini Alasannya
sportrider
Pebalap Honda Dani Pedrosa di Sirkuit Jerez, Spanyol 2016 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JEREZ - Dani Pedrosa (Repsol Honda) mengeluh balapan di seri keempat MotoGP yang digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, membosankan.

Pebalap berusia 30 tahun yang pernah jadi juara dunia termuda kelas 250cc ini berharap penyelenggara MotoGP melakukan sesuatu agar bisa lebih banyak aksi di lintasan.

Selama balapan penonton hanya disuguhkan aksi Valentino Rossi (Yamaha Movistar) yang selalu di depan tanpa bisa dikejar pebalap lain, termasuk sembilan pebalap tuan rumah.

Tidak ada aksi mendahului di antara enam pebalap terdepan setelah putaran kelima.

“Saya tidak menonton balapan tapi saya kira itu cukup membosankan, ya kan? Jalannya balapan, waktu balapan, cukup lambat (31 detik lebih lambat dari 2015),” ucap Pedrosa yang finis keempat di Jerez seperti disitat dari Motorsport.com, Selasa (26/4/2016).

Dia menyebut pihak yang bertanggung jawab atas kemasan itu adalah penyelenggara dan pemasok tunggal ban, Michelin.

Satu kejadian yang dirasa mengganggu program pengembangan tim manufaktur yaitu ketika Michelin memutuskan mengganti konstruksi ban belakang setelah GP Argentina.

“Kami sedang bekerja sekarang untuk mendapatkan performa lebih bagus menggunakan ban baru ini, tapi bila suatu hari diganti lagi, semua pekerjaan dan semua investasi dari pemanufaktur sia-sia,” ujar Pedrosa.

Pedrosa juga menyoroti tentang regulasi yang terlalu ketat dari penyelenggara, misalnya jatah pengetesan dibatasi dan mesin tidak boleh dikembangkan lagi. Aturan ini butuh penyesuaian.

“Kejuaraan harus melakukan sesuatu sebab saya tidak berpikir menarik seperti ini,” ucap Pedrosa.(*)

Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved