Narkoba di Batam

Saat Lewat Pintu Detector Pelabuhan Batam Centre, Gerak-Gerik WN Malaysia Ini Mencurigakan

Seorang WNA asal Malaysia diciduk Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Sekupang di Pelabuhan Internasional Batam Center, Batam.

Saat Lewat Pintu Detector Pelabuhan Batam Centre, Gerak-Gerik WN Malaysia Ini Mencurigakan
tribunnews batam/leo
Radha Krishnan PT alias RKPT, WN Malaysia, ditangkap lantaran membawa narkoba diduga jenis sabu-sabu sebanyak 2 (dua) paket. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Seorang WNA asal Malaysia diciduk Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Sekupang di Pelabuhan Internasional Batam Center, Batam, Kepri, pada Rabu (27/4/2016) sekitar pukul 14.00 WIB.

Warga negara jiran yang belakangan diketahui bernama Radha Krishnan PT alias RKPT ditangkap lantaran membawa narkoba diduga jenis sabu-sabu sebanyak 2 (dua) paket.

Narkoba tersebut dibawa oleh pemegang pasport nomor A26782200 ini dengan dibungkus dalam plastik seberat 0,95 gram.

"Saat ini masih kami dalami untuk pemeriksaan. Jadi barang yang diduga jenis sabu ditaruhnya dalam bungkus rokok warna putih yang sudah dibuka dan berada di dalam saku baju pelaku,"jelas Kepala KKP AKP Wahyu Norman Hidayat SIK didampingi Kanit Reskrim Ipda Benny Syahrizal SH saat konfrensi pers, Kamis (28/4/2016) siang.

Berdasarkan keterangan pria yang baru menjabat sepuluh hari sebagai Kepala KKP tersebut, pelaku diciduk saat berada di pelabuhan.

Saat melewati pintu detector, terlihat gerak-gerik yang mencurigakan.

Lalu, pria kelahiran Kuala Lumpur 22 Desember 1965 itu, dihentikan oleh Brigadir Parlaungan, personel KKP.

Berhubung karena WNA, rencana KKP akan melimpahkan kasus ini ke Polresta Barelang untuk penyidikan selanjutnya, sebelum dilimpahkan ke BNN Kepri. (*)

Penulis: Leo Halawa
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved