Seberapa Penting Nama Perusahaan Anda?

Kemelekatan orang terhadap merek—nama untuk usaha maupun produk—menjadi hal yang sangat penting dan berharga.

Seberapa Penting Nama Perusahaan Anda?
apple
Ilustrasi Iphone 

Bagi para pebisnis, membangun brand merupakan tantangan tersendiri. Produk bagus dan harga kompetitif tidak selalu menjamin brand-nya melejit.

Bagi perusahaan yang sudah berjalan dan menghasilkan pendapatan, tantangan terbesarnya ada pada inovasi produk dan atau layanan.

Jepang

Pada 2014 lalu Bank Pembangunan Asia (ADB) menempatkan Jepang sebagai negara paling efisien dalam mengembangkan kreativitas menjadi inovasi.

Situs web marketeers.com menyebut inovasi dan fokus pada pilihan bidang usaha merupakan salah satu faktor penting penentu kesuksesan sebuah brand. Situs ini memberikan contoh kompetisi merek kedai minuman.

Boleh saja sebuah kedai hanya melekatkan mereknya pada bahan utama minuman yang mereka jual. Namun, inovasi dalam meracik bahan yang sama itu menjadi penentu pemilik merek tetap bisa bersaing di tengah kehadiran aneka merek kedai di lini bisnis tersebut.

Satu hal, ibarat adagium “makin tinggi pohon, empasan angin terasa makin kencang”, mengangkat dan menjaga nilai brand pun akan semakin penuh tantangan ketika nilai perusahaan bertambah. Tak cukup bersandar pada klaim kualitas, upaya itu butuh pula sentuhan dari pengemasan dan kesesuaian dengan kebutuhan pelanggan atau pihak terkait.

Rumus soal inovasi tersebut juga dapat dilihat pada brand Telkom. Selain meluncurkan beragam produk—baik langsung maupun lewat anak usaha—perusahaan pelat merah ini membuat pula sejumlah terobosan lain.

Di antara inovasi itu adalah penyediaan wifi corner di 6.500 titik seluruh Indonesia, per akhir 2015. Masuk daftar inovasi ini pula adalah upaya Telkom membangun infrastruktur telekomunikasi dengan memakai teknologi fiber optik untuk layanan jaringan internet Indihome.

Kembali kepada pemeringkatan Brand Finance, nilai merek Telkom ditaksir 2,62 miliar dollar AS. Peringkat investasi untuk perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dan Bursa New York ini pun naik dari AA+ pada 2014 menjadi AAA- pada 2015. (kompas.com/Muhamad Malik Afrian)

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved