Setelah 'Digitui' 13 Kali oleh ZR, Seorang Siswi SMK di Batam Menjadi Tertutup

Pemuda berinisial ZR (22) digelandang ke Polsek Sei Beduk, karena telah melakukan tindak asusila terhadap anak di bawah Umur sebut saja Tulip (15).

Setelah 'Digitui' 13 Kali oleh ZR, Seorang Siswi SMK di Batam Menjadi Tertutup
Istimewa
ilustrasi pencabulan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM ,BATAM- Pemuda berinisial ZR (22) digelandang ke Polsek Sei Beduk, Kamis (28/4/2016).

Pria ini telah melakukan tindak asusila terhadap anak di bawah Umur sebut saja Tulip (15), pelajar yang baru duduk kelas 10 di salah satu SMK di Batam.

Penangkapan terhadap ZR dilakukan setelah korban bersama orangtuanya pada Kamis (28/4) siang melapor ke Polsek Sei Beduk.

Kepada polisi, orangtua korban bercerita bahwa anaknya sering dicabuli oleh ZR.

Tulip baru berani bercerita setelah dipaksa untuk mengaku oleh orangtuanya‎.

Kapolsek Sei Beduk AKP Suwitnyo mengatakan, pelaku telah terbukti melakukan tindakan asusila dan memaksa korban untuk berhubungan badan .

Bahkan hal itu sudah dilakukan pelaku sebanyak 13 kali.

"Kita sudah amankan. Sekarang juga masih kita periksa,"kata Kapol‎sek Sei Beduk kepada Tribun Batam, Jumat (29/4/2-16).

Kepada polisi, ZR mengaku menyetubuhi korban pertama pada Jumat (5/2/2016) lalu di dalam rumah pelaku di Perumahan Mangsang.

"Pelaku ini mengancam korban," kata Suwitnyo.

Pelaku mengancam akan melakukan tindak kekerasan kepada korban jika memberitahu kepada orang lain.

Tak hanya mencabuli, pelaku juga pernah menganiaya korban dengan melakukan pemukulan.

Selama menjadi korban pencabulan, tambahnya, korban menjadi anak yang tertutup.

Hingga akhirnya orangtua korban yang curiga memaksa untuk mengakuinya.

Pelaku dan korban, keduanya tidak tinggal jauh alias masih bertempat tinggal di daerah yang sama. (*).

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved