Hari Buruh 2016

Dibalik May Day di Karimun, Buruh Masih Belum Sejahtera

Buruh itu tidak hanya orang-orang yang bekerja di pabrik, galangan atau di pertambangan,

Dibalik May Day di Karimun, Buruh Masih Belum Sejahtera
Tribun Batam/Rachta Yahya
Aksi Buruh dan Pekerja di Karimun saat memperingati May Day 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN – Pada peringatan Hari Buruh atau May Day kali ini, Muhamad Fajar, Ketua Serikat Pekerja Aneka Industri-Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPAI-FSPMI) Kabupaten Karimun mengingatkan semua pihak, bahwa buruh belum sejahtera, padahal jumlah buruh begitu besar.

“Menurut hemat saya, Indonesia itu baru bisa dikatakan sejahtera kalau buruh atau pekerjanya sudah sejahtera. Buruh itu tidak hanya orang-orang yang bekerja di pabrik, galangan atau di pertambangan, kawan-kawan jurnalis itu juga buruh, apakah jurnalis sudah sejahtera, kawan-kawan sendiri yang bisa menjawabnya,” kata Fajar, Minggu (1/5/2016).

Selain persoalan kesejahteraan, Fajar juga meminta semua pihak terutama stakeholder bahwa persoalan hukum ketenagakerjaan di Indonesia dan Karimun, khususnya masih banyak yang belum menemui rintangan. (*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved