Breaking News:

MENCENGANGKAN. Ribuan Ikan di Danau Toba Ini Mati. Tidak Ada yang Tahu Penyebabnya

Hingga Kamis (5/5/2016) ikan yang mati telah mencapai 1.500 ton

Editor: Mairi Nandarson
Tribun Medan/ Royandi Hutasoit
Warga Desa Bandar Purba, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun melakukan evakuasi terhadap bangkai ikan Keramba Jaring Apung (KJA) yang mati di perairan Danau Toba akibat kekurangan oksigen dalam air, Rabu (4/5/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, SIMALUNGUN - Ribuan ikan yang diternakkan di keramba jaring apung di perairan Danau Toba, tepatnya di Nagori Bandar Purba, Kecamatan Haranggaol Horison, Kabupaten Simalungun, mati mendadak sejak Senin lalu.

Hingga Kamis (5/5/2016) ikan yang mati telah mencapai 1.500 ton.

Seorang warga setempat yang berternak ikan di keramba Hasudungan Siallagan mengatakan, ikan mati secara merata, benih hingga ikan siap panen.

Jumlah warga yang ternak ikannya mati mendadak sebanyak 200 kepala keluarga.

"Merata matinya. Mulai dari benih sampai ada yang siap panen. Umur-umur 5-6 bulan lah," katanya kepada Tribun, Kamis (5/5/2016).

Kasus ikan ternak mati massal di perairan Danau Toba tersebut bukan yang pertama.

Pada 2004 dan 2014, hal serupa juga pernah terjadi.

"Tapi ini yang paling mengerikan. Kemarin itu, tidak sampai ribuan ton begini," kata Hasudungan.

Ikan- ikan mati tersebut menyebabkan bau busuk yang menyengat.

Para warga terus bergotong royong mengangkut bangkai ikan untuk mencegah pencemaran meluas, sekaligus mencegah kematian ikan berlanjut.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved