Jika Temukan Makanan Berformalin, Boraks dan Zat Bahaya Lain Langsung SMS 08117718999

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah telah membentuk tim terpadu pengawas makanan di Kota Tanjungpinang.

Jika Temukan Makanan Berformalin, Boraks dan Zat Bahaya Lain Langsung SMS 08117718999
Tribunnews Batam/ Argianto
Ilustrasi Mie Basah di Pasar Tradisional

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah telah membentuk tim terpadu pengawas makanan di Kota Tanjungpinang.

Tim tersebut terdiri dari Dinas Kesehatan dan Dinas Kelautan Perikanan, Pertanian Kehutanan dan Energi (KP2KE) Kota Tanjungpinang dan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Pembentukan tim ini bertujuan melakukan pengawasan makanan olahan seperti dari daging dan ayam.

Nantinya tim tersebut akan melakukan uji laboratorium terhadap bahan makanan dan makanan siap saji, seperti bakso, mia ayam dan lain-lain secara berkali-kali.

"Setahun dua kali atau minimal satu kali. Jadi kita terus terkontrol," katanya, Jumat (6/5/2016).

Pengujian sampel bahan makanan dan makanan jadi tersebut dilakukan untuk memastikan, makanan yang dijajakan oleh para pedagang kepada masyarakat terbebas dari zat-zat berbahaya seperti formalin dan boraks.

Apalagi beberapa waktu lalu ada temuan beberapa rumah makan yang menjual makanan yang mengandung formalin.

Sehingga dengan dibentuknya tim tersebut diharapkan tidak ada lagi temuan serupa.

Menurut Lis, hal tersebut penting karena makanan berpengaruh langsung kepada kesehatan masyarakat.

Pengawasan dilakukan tidak hanya pada rumah makan atau di hilirnya saja. Namun juga sampai ke hulunya.

Seperti tempat penjualan daging, kemudian tempat penggilingannya, sampai makanan siap saji.

Menurutnya selama ini juga sudah dilakukan pengawasan, namun belum optimal.

Jika masyarakat menemukan adanya makanan yang dicurigai mengandung zat-zat berbahaya atau obat-onatan ilegal, bisa lapor ke Dinas Kesehatan.

"Bisa juga sms ke nomor saya atau ke nomor SMS Center Pemko Tanjungpinang 08117718999," katanya seraya menambahkan nomor ini hanya menerima pesan singkat, tidak melayani telepon. (*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved