Banyaknya Kasus Korupsi di Anambas Merupakan 'Buah Pahit' Mantan Bupati Terdahulu?

dak adanya keteladanan dari pimpinan, rendahnya moral dari oknum pejabat yang bersangkutan, serta tidak adanya rasa memiliki dan tanggungjawab terhada

Banyaknya Kasus Korupsi di Anambas Merupakan 'Buah Pahit' Mantan Bupati Terdahulu?
Istimewa
Fadhil Hasan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - ‎Maraknya pengungkapan kasus dugaan korupsi di Anambas mengundang keprihatinan tokoh masyarakat Anambas.

Fadhil Hasan, satu diantara tokoh masyarakat Anambas mengatakan, apa yang dialami oleh oknum pejabat tersebut, adalah buah dari lemahnya pengawasan dari Mantan Bupati Anambas sebelumnya, Tengku Mukhtaruddin.

Selain itu, rendahnya rasa memiliki dan tanggungjawab dari tugas yang diamanahkan kepadanya, menjadi hal lain yang membuat panjangnya rangkaian pengungkapan kasus dugaan tipikor yang membelit oknum pejabat di Anambas.

"Ada beberapa hal menurut saya, termasuk landasan moral dan hati nurani yang sudah mulai tumpul. Padahal, awal-awal Kabupaten Anambas dibentuk, tujuannya hanya satu, untuk mensejahterakan masyarakat Anambas," ujarnya Minggu (8/5/2016).

Ia pun menambahkan, indikasi adanya pelanggaran hukum ini pun, menurutnya kian diperparah dengan adanya kesan pembiaran oleh Mantan Bupati Anambas tersebut.

Hal ini menurutnya dikarenakan, tidak adanya keteladanan dari pimpinan, rendahnya moral dari oknum pejabat yang bersangkutan, serta tidak adanya rasa memiliki dan tanggungjawab terhadap Anambas.

"Selain itu, kurang berfungsinya lembaga yang selama ini memiliki peran sebagai kontrol sosial. Kami tentunya prihatin banyaknya pemberitaan ‎oknum pejabat penting di Anambas ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan korupsi APBD. Bahkan informasinya akan ada yang menyusul, termasuk sudah ada yang menjadi Target Operasi (TO) aparat penegak hukum," ungkapnya.(*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved