Warga Anambas Mengeluh Kapal Tol Laut tak Berdampak Penurunan Harga. Ini Jawaban Pemerintah Pusat

Dampak penurunan harga barang pasca masuknya kapal tol laut menjadi perhatian Pemerintah Pusat.

Warga Anambas Mengeluh Kapal Tol Laut tak Berdampak Penurunan Harga. Ini Jawaban Pemerintah Pusat
tribunnews batam/Septyan Mulia Rohman
KM Caraka Jaya Niaga III-4 berbobot 3000 Gross Ton (GT) saat berlabuh di Pelabuhan Tarempa akhir Januari lalu. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Dampak penurunan harga barang pasca masuknya kapal tol laut menjadi perhatian Pemerintah Pusat.

Deputi Infrastruktur dan Sumber Daya Menko Maritim dan Sumberdaya Ridwan Djamaluddin mengatakan, program tol laut ini akan dievaluasi di tingkat Pemerintah Pusat.

Seperti diketahui, sejumlah warga mengeluhkan belum adanya penurunan harga barang, khususnya barang kebutuhan pokok semenjak masuknya tol laut.

"Untuk tol laut sudah ada masukan, seperti adanya jaminan pasokan barang, khususnya untuk alat angkut. Hanya saja, untuk harganya masih turun sedikit saat ada dan tidak adanya tol laut. Ini akan kami jadikan evaluasi," ujarnya Selasa (10/5/2016).

‎Ridwan yang hadir dalam Musrenbang RPJMD tahun 2016-2021 di BPMS itu menambahkan, ‎Anambas masuk ke dalam salah satu daerah terdepan yang diprioritaskan oleh Presiden Republik Indonesia saat melakukan kunjungan ke Kalimantan Utara tahun 2015 lalu.

Dalam rencana kerja pemerintah pusat, khususnya di Menko Maritim dan Sumber Daya Republik Indonesia, pembangunan infrastruktur serta mengurangi ketimpangan kemajuan antar wilayah menjadi salahsatu poin yang masuk sejak tahun 2015 bahkan di tahun 2017 mendatang.

Program tol laut yang berada di bawah Menko Maritim dan Sumber Daya, menjadi salahsatu program untuk mengurangi disparitas harga pada daerah-daerah di Indonesia.

"Arahan Bapak Presiden tegas, kawasan terdepan harus lebih baik dari ‎Negara tetangga," terangnya.

‎Ridwan pun bahkan mengundang kepala daerah serta unsur pimpinan Anambas untuk melakukan pertemuan di Jakarta guna membahas percepatan pembangunan infrastruktur di Anambas.

Ia pun menilai potensi yang dimiliki Anambas seperti sektor pariwisata dan kelautan perikanan menjadi sektor unggulan yang bisa dikembangkan.

"Saya menyarankan untuk Anambas untuk menyelesaikan rencana induk pengembangan Kabupaten Kepulauan Anambas. Karena, ini yang menjadi modal untuk ditawarkan ke pusat. Kami pun juga mengundang untuk melakukan pertemuan tindaklanjut di jakarta dan bertemu dengan kementrian terkait, seperti jembatan dan infrastruktur lainnya. Akhir Mei kalau memungkinkan agar kita bisa melakukan pertemuan di Jakarta," bebernya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved