AS Segera Aktifkan Pangkalan Nuklir Aegis di Rumania, Rusia pun Langsung Bereaksi

Amerika Serikat akan mengaktifkan pangkalan pertahanan rudal darat Aegis di Rumania, Eropa timur.

AS Segera Aktifkan Pangkalan Nuklir Aegis di Rumania, Rusia pun Langsung Bereaksi
Tribun Batam/ Istimewa
Ilustrasi peluncuran rudal jarak pendek

Rusia juga dituduh mempersenjatai separatis di Ukraina timur dan mengirim pasukannya .

Namun klaim ini dibantah oleh Moskwa.

Sejak tahun 2013, AS diyakini telah menghabiskan dana 800 juta dollar atau lebih dari Rp 1 triliun untuk pembangunan radar dan rudal pencegat SM-2.

Stasiun pertahanan itu akan memiliki rudal pencegat SM-2.

Para pejabat NATO dan AS mengatakan sistem itu telah dikembangkan untuk melacak dan mencegat rudal yang diluncurkan dari negara 'kacau’.

Di masa lalu, Iran disebutkan dalam konteks itu, tapi Korea Utara juga disebut-sebut.

Selama bertahun-tahun AS juga menguji sistem Aegis pada kapal perang. Para pejabat juga menekankan, sistem perisai Aegis itu tidak ditujukan bagi Rusia.

“Baik AS maupun NATO telah menegaskan, sistem ini tidak dirancang untuk atau mampu merusak sistem penangkalan strategis Rusia,” kata Asisten Menteri Luar Negeri AS Frank Rose, Rabu (11/5/2016).

Kementerian Luar Negeri Rusia, Rabu, memperingatkan, sistem itu melanggar traktat negara-negara nuklir.

“Keputusan ini berbahaya dan keliru karena sistem itu mampu merusak stabilitas strategis,” kata Mikhail Ulyanov, Kepala Departemen Proliferasi dan Pengawasan Senjata di Kementerian Luar Negeri Rusia.

“Dari sudut pandang kami, ini adalah pelanggaran Traktat Rudal Nuklir Jarak menengah tahun 1987,” katanya. (kompas.com)

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved