Kendalikan Inflasi dan Percepat Perekonomian di Tanjungpinang, Pemko dan BI Lakukan MoU

"Ini sebagai bentuk komitmen kami dalam mendukung ekonomi daerah utamanya Kota Tanjungpinang,"

Kendalikan Inflasi dan Percepat Perekonomian di Tanjungpinang, Pemko dan BI Lakukan MoU - penandatanganan-kerjasama-antara-pemerintah-kota-tanjungpinang-dan-bi-kepri_20160517_195756.jpg
Tribun Batam/M Ikhwan
Penandatanganan kerjasama antara Pemerintah Kota Tanjungpinang dan BI Kepri terkait pengendalian Inflasi dan Percepatan Perekonomian di Kota Gurindam
Kendalikan Inflasi dan Percepat Perekonomian di Tanjungpinang, Pemko dan BI Lakukan MoU - penandatanganan-kerjasama-antara-pemerintah-kota-tanjungpinang-dan-bi-kepri2_20160517_195712.jpg
Tribun Batam/M Ikhwan
Penandatanganan kerjasama antara Pemerintah Kota Tanjungpinang dan BI Kepri terkait pengendalian Inflasi dan Percepatan Perekonomian di Kota Gurindam.

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Pemerintah Kota Tanjungpinang menjalin kerjasama dengan Bank Indonesia, yang dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah dan Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Kepri Gusti Rizal Eka Putra di Aula Kantor Walikota Tanjungpinang, Selasa (17/5/2016).

Kerjasama tersebut dijalin dalam berbagai bidang. Terutama pengendalian inflasi dan percepatan pertumbuhan ekonomi di Kota Tanjungpinang.

Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Kepri Gusti Rizal Eka Putra mengatakan, dengan adanya kerjasama ini diharapkan inflasi Kota Tanjungpinang bisa terkendali dan pertumbuhan ekonomi bisa meningkat.

BI dan Pemerintah Kota Tanjungpinang menyepakati satu kerjasama terkait pelaksanaan tugas pokok BI dan Pemko Tanjungpinang.

Sehingga Program BI akan dilaksanakan di Kota Tanjungpinang selalu terintegrasi dengan program Pemko Tanjungpinang.

"Ini sebagai bentuk komitmen kami dalam mendukung ekonomi daerah utamanya Kota Tanjungpinang," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengakui Kota Tanjungpinang sebagai kota perdaganganan. Namun tidak menutup kemungkinan pertanian yang sedikit, namun dikelola dengan baik bisa menggerakkan perekonomian.

"Selain itu, kita juga akan berupaya memotong rentang kendali," katanya.

Lis mengatakan, pemotongan rentang kendali tersebut akan direalisasikan dengan kerjasama dengan maskapai yang berada di Tanjungpinang.

Sehingga barang yang didatangkan dari Jogjakarta bisa langsung didatangkan ke Tanjungpinang dengan memanfaatkan kargo.(*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved