Kejari Batam Dalami Dugaan Korupsi Pengangkutan Sampah di DKP Batam

"Kita masih lakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus pelelangan pengangkutan sampah DKP Kota Batam tahun 2011 sampai 2015

Kejari Batam Dalami Dugaan Korupsi Pengangkutan Sampah di DKP Batam
Tribunnews.com
Ilustrasi Korupsi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam terus melanjutkan penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi, pelelangan pengangkutan sampah di Dinas Kebersihan dan Pertanaman (DKP) Kota Batam pada tahun 2011 sampai 2015.

"Kita masih lakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus pelelangan pengangkutan sampah DKP Kota Batam tahun 2011 sampai 2015. Kasus ini tetap ditindak lanjuti," kata Muhammad Iqbal, Kasi Pidus Kejari Batam.

Untuk itu, pihaknya terus mengumpulkan data dengan mengembangkan keterangan sejumlah saksi yang sudah diperiksa.

"Keterangan sejumlah saksi yang sudah diperiksa, terus kita kembangkan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa diketahui dugaan korupsi yang merugikan negara ini," katanya.

Sebalumnya, 16 sopir truk sampah dan beberapa staf DKP Batam telah diperiksa.
Pemeriksaan tersebut, terkait dugaan penyalahgunaan wewenang atas penunjukan PT Royal Gensa Asih (RGA) dalam pengangkutan sampah tahun 2010 hingga 2016.

Selain itu, terjadi dugaan korupsi pelelangan pengangkutan sampah, atas penujukan PT RGA.

Para supir pengangkutan sampah yang dipanggil dan menjalani pemeriksaan untuk dimintai keterangan terkait pelelangan pengakutan sampah tersebut dinilai masih menutupi informasi yang diketahuinya.(*)

Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved