Pengundian Lapak Bazar Ramadan di Pasar Puan Maimun Karimun Ricuh. Diduga Ini Penyebabnya

Ricuh dan nyaris baku hantam antara seorang pedagang kain pasar Puan Maimun dengan pedagang luar pasar

Pengundian Lapak Bazar Ramadan di Pasar Puan Maimun Karimun Ricuh. Diduga Ini Penyebabnya
kompas/jitetkoestana
ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Sejumlah pedagang terlibat kericuhan saat pengundian lapak bazar Ramadan di area parkiran pasar Puan Maimun, Kolong, Sabtu (20/5/2016).

Kericuhan diduga dipicu persoalan sistem pengundian, pedagang pasar Puan Maimun menginginkan mereka lebih diprioritaskan terlebih dahulu, kalau berlebih baru diberikan kepada pedagang luar.

“Ricuh dan nyaris baku hantam antara seorang pedagang kain pasar Puan Maimun dengan pedagang luar pasar Puan Maimun.

Penyebabnya, pedagang pasar Puan Maimun merasa berhak diutamakan dulu, nanti kalau berlebih lapaknya baru diberikan kepada pedagang luar pasar Puan Maimun.

Namun, ternyata ada pedagang luar yang tidak terima karena sudah setoran lebih dulu,” ujar Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Karimun, H Kamlis, Minggu (22/5/2016).

Belum ada tanggapan dari Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (Perusda) Karimun, Defanan Syam perihal kabar kericuhan saat pengundian lapak bazar Ramadan tersebut.

Dihubungi melalui sambungan ponselnya namun tidak aktif.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi, Senin, 23 Mei 2016

Penulis:
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved