Kalau Tak Terima, Silahkan Gugat, Kata Disnaker Karimun. Ini Keputusannya Terkait 48 Pekerja PT DI

Disnaker memerintahkan PT DI mengangkat 48 pekerja untuk menjadi karyawan tetap

Kalau Tak Terima, Silahkan Gugat, Kata Disnaker Karimun. Ini Keputusannya Terkait 48 Pekerja PT DI
TRIBUN BATAM/RACHTA YAHYA
Kabid Pengawasan Disnaker Karimun, Mustafa Mujarab menjelaskan perihal surat putusan bersalah kepada PT DI, subkon PT PLN Persero, Senin (23/5/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN  - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Karimun akhirnya memutuskan perusahaan subkon PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero yakni PT Dredolf Indonesia (DI) bersalah karena telah melanggar Undang-undang Ketenagakerjaan.

Disnaker memerintahkan PT DI mengangkat 48 pekerja untuk menjadi karyawan tetap.

Disnaker Karimun juga memerintahkan uang lembur yang dipersoalkan pekerja selama kurun waktu sejak Oktober 2014 hingga Mei 2016 untuk dibayarkan.

“Kalau pak Jeri (Manager PT DI, red) tidak terima dengan keputusan kami ini. Silakan gugat, itu hak Bapak, begitu lah keputusan kami,” ujar Kepala Bidang Pengawasan Disnaker Karimun, Mustafa Mujarab, Senin (23/5/2016).

Rapat mendengarkan keputusan Disnaker Karimun tersebut perihal kisruh ketenagakerjaan di perusahaan subkon PT PLN juga dihadiri sejumlah perwakilan pekerja yakni Ketua SPAI-FSPMI Kabupaten Karimun, Muhamad Fajar dan sejumlah aparat kepolisian.

Muhamad Fajar, perwakilan pekerja mengaku senang dengan hasil penyelidikan Disnaker Karimun tersebut.(*)

*  Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Selasa, 24 Mei 2016

Penulis:
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved