Breaking News:

LDMI HMI Batam Tolak Radikalisme dan Paham Komunisme

Selain itu, pesantren perlu dilibatkan secara intensif dalam program-progam terkait pembangunan bangsa, " katanya

Penulis: | Editor: Mairi Nandarson
www.dakwatuna.com
Ilustrasi lambang komunisme di bawah lambang larangan. 

Selain itu, pesantren perlu dilibatkan secara intensif dalam program-progam terkait pembangunan bangsa, " katanya.

Luqman juga mengharapkan adanya pola hubungan yang sinergis antara ormas/lembaga dakwah Islam di Batam.

Sinergitas itu akan menguatkan dalam rangka menangkal segala bentuk radikalisme serta paham komunisme.

Sedangkan dari kalangan akademisi, Gita Indrawan mengatakan gerakan komunis di Indonesia hari ini telah mengalami transformasi perjuangan dari perjuangan melalui kontak fisik dan senjata sekarang berubah menjadi perjuangan melalui ide, gagasan, opini dan perang pemikiran. Inilah bahaya laten yang sesungguhnya.

"Antara komunis dan Pancasila tidak dapat hidup berdampingan. Alasannya adalah komunisme tidak sesuai dengan kepribadian dan pandangan hidup bangsa Indonesia, dimana bangsa Indonesia sangat mengakui adanya Tuhan sesuai sila pertama dari Pancasila yang menjadi ideologi negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia," katanya.

Hadir juga sebagai narasumber dari Kementerian Agama Kota Batam, Drs Khairudin dan Kasat Intelkam Polresta Barelang, Kompol Irham Halid.

Kompol Irham Halid menyampaikan tentang temuan kepolisian terkait atribut kaos berbau komunisme yang ada di Kota Batam.

"Kepolisian telah menemukan kaos berlambang palu arit di Batam, sejak tanggal 30 April 2016 hingga 16 Mei 2016, sudah ada 7 temuan. Di antaranya di Pelabuhan Batam Center, di Kampung Baru RT 02 RW 04 Kel. Tg Riau Sekupang Kota Batam, serta di pasar seken Bengkong Laut, " katanya.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penandatangan kesepakatan bersama untuk menolak aksi radikalisme atas nama agama, serta penolakan paham komunisme di Indonesia.

Dialog yang diikuti oleh puluhan jamaah masjid Nurul Islam tersebut, diakhiri dengan foto bersama didepan spanduk yang bertuliskan 'Tolak Radikalisme dan Komunisme, Wujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin'(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved