Wali Kota Minta PLN Jangan 'Byar-pret' Saat Puasa. Lis: Jangan Sampai PLN Kena 'Sumpah Serapah'

"Karena itu jangan sampai bulan puasa mati lampu. Jadi nanti kalau mati lampu jadi gak cari pahala, yang ada malah sumpah serapah ke PLN,

Wali Kota Minta PLN Jangan 'Byar-pret' Saat Puasa. Lis: Jangan Sampai PLN Kena 'Sumpah Serapah'
TRIBUN BATAM/IKHWAN
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah meminta Perusahaan Listrik Nasional (PLN) Area Tanjungpinang, untuk menyelesaikan persoalan listrik di Kota Gurindam. Mengingat hingga kini, masih terjadi pemadaman di beberapa titik.

Selain itu, tambahnya, harus segera diperbaiki mengingat sebentar lagi akan memasuki bulan puasa.

Dimana umat muslim pada bulan suci, menjalankan berbagai ibadah yang tentunya membutuhkan listrik dalam pelaksanaannya.

Seperti berbuka puasa pada saat magrib, shalat tarawih sesudah shalat isya, tadarus Alquran dan makan sahur sebelum subuh.

"Karena itu jangan sampai bulan puasa mati lampu. Jadi nanti kalau mati lampu jadi gak cari pahala, yang ada malah sumpah serapah ke PLN," katanya, Rabu (25/5/2016).

Apa lagi, kata Lis, saat waktu buka puasa dan sahur, mati lampu saat momen itu, sungguh sangat menyiksa masyarakat.

"Jadi PLN harus berupaya bagaimana caranya agar Ramadhan tak mati lampu. Sehingga masyarakat bisa beribadah dengan tenang," katanya.(*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved