Warga Asing Menghipnotis di Batam

Tak Terbukti Bersalah, Satu dari Tiga Orang yang Ditangkap Dideportasi ke Negera Asalnya

Ye Feins, satu dari orang yang diamankan pihak kepolisian terkait kasus penipuan dengan penggelapan, langsung di deportasi

Tak Terbukti Bersalah, Satu dari Tiga Orang yang Ditangkap Dideportasi ke Negera Asalnya
Tribunnews Batam/Istimewa
Ilustrasi Hipnotis

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Karena tidak terbukti bersalah, Ye Feins, satu dari orang yang diamankan pihak kepolisian terkait kasus penipuan dengan penggelapan, langsung di deportasi ke negara asalnya yakni Republik Rakyat China (RRC).

"Dari tiga orang yang kita amankan. Hanya satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka, sementara dua lagi yakni Ye Feins dipulangkan ke negara asalnya, dan Luo Yoezhen yang bertugas sebagai sopir dipersilahkan pulang ke rumahnya.

Sopir Luo Yoezhen punya istri di Batam. Sementara Ye Feins langsung deportasi ke negaranya," kata Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Memo Ardian, Senin (6/6/2016) siang.

Dari penangkapan tersebut setidaknya polisi mengamankan barang bukti berupa tiga paspor, empat unit Hanponed, satu cart OCB OF China tiga Tas dan uang tunai sebanyak 8464 US Amerika, 402 Dolar Singapura dan CNY (Cina Yuan) 3094

"Semua barang bukti akan kita pakai untuk pembuktian di persidangan. Sementara uang tunainya kita titipkan ke kedutaan negara mereka.

Saya tidak mau nanti orang mengira polisi tidak bagus. Karena ini kasus melibatkan Warga Negara Asing (WNA)," kata Memo.(*)

Penulis:
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved