PLN Hanya Mampu Beroperasi 20 Jam di Wilayah Palmatak Anambas

"Belum bisa 24 jam. Untuk tahap pertama ini, 20 jam terhitung mulai Senin (6/6/2016) lalu.

PLN Hanya Mampu Beroperasi 20 Jam di Wilayah Palmatak Anambas
kompascom
ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - ‎Rencana optimalisasi listrik di Palmatak selama 24 jam hingga kini masih belum bisa dilakukan.

Dari durasi waktu tersebut, PLN hanya mampu menyanggupi operasional selama 20 Jam. Terhitung pukul 17.00 hingga 10.00 WIB.

"Belum bisa 24 jam. Untuk tahap pertama ini, 20 jam terhitung mulai Senin (6/6/2016) lalu. Sambil mempersiapkan Relokasi mesin di Tarempa," ‎ujar Yunizar, Plt. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Kepulauan Anambas Selasa (7/6/2016).

‎Dalam rapat yang berlangsung di gedung PLN di Tanjungpinang beberapa waktu lalu, relokasi mesin dari Tarempa dilakukan karena kelebihan daya listrik.

Saat ini, Tarempa masih mengandalkan suplai listrik dari mesin berkapasitas 4 x 1000 KW.

Adapun beban puncak tertinggi untuk saat ini mencapai 2.100 KW dengan spare daya sebesar 1.900 KW.

‎"Dijadwalkan akan direlokasi ke Matak sebesar 1 Mega Watt. Dalam rapat tersebut, mereka sedang melakukan revisi anggaran. Sebenarnya terdapat dua skema dalam pertemuan kemarin. Selain Relokasi mesin, juga ada rencana penambahan mesin. Hanya saja, kami berkesimpulan untuk mengambil langkah yang lebih cepat dan lebih baik ke depannya," terangnya.

‎Ia mengatakan, upaya untuk merealisasikan optimalisasi listrik sesuai keinginan masyarakat Palmatak sebenarnya dapat dilakukan dengan memaksakan mesin pembangkit listrik yang ada.

Namun, terdapat kekhawatiran terjadinya mati total listrik karena ketiadaan spare daya dari listrik yang dihasilkan oleh mesin pembangkit. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved