Warga Kampung Beringin Bintan 'Kangeni' Aliran Listrik dari PLN

"Bagaimana mau belajar sungguh-sungguh, suara genset juga bising, mengganggu anak-anak belajar,"

Warga Kampung Beringin Bintan 'Kangeni' Aliran Listrik dari PLN
Istimewa
ilustrasi jaringan listrik 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Warga Kampung Beringin, Desa Kuala Sempang, Seri Kuala Lobam telah lama memimpikan kondisi terang benerang selama 24 jam dari PLN.

Saat ini, warga masih menggunakan aliran listrik dari mesin genset. Namun demikian, tak semua warga memiliki genset.

"Di sini ada 60 KK (kepala keluarga), listrik belum ada. Sebagain warga kita di sini memakai genset sendiri sendiri. Kalau ditanya apa harapan kita di sini, ya kita berharap ada listrik,"kata Azhar, tokoh masyarakat setempat.

Seperti kampung lain di Bintan yang belum mendapat fasilitas listrik PLN hingga sekarang, warga di Kampung Beringin pun telah berkali kali mengajukan pengadaan listrik. Namun hingga saat ini masih dalam daftar tunggu.

Menurut Azhar, tanpa listrik PLN, aktifitas di kampung sangat terbatas. Di bidang pendidikan, anak sekolah tak bisa belajar seperti anak sekolah lainnya yang dicukupi listrik.

"Bagaimana mau belajar sungguh-sungguh, suara genset juga bising, mengganggu anak-anak belajar,"kata dia.

Selain listrik, ia juga meminta perhatian pemerintah soal jalan. Jalan masuk kampung saat ini masih jalan tanah merah, belum diaspal.

Padahal hasil bumi berupa sayuran, palawija maupun jagung, ubi, dan karet. Dengan kondisi tersebut, biaya distribusi hasil bumi menjadi besar.

"Kegiatan ekonomi berjalan lebih lambat karena kondisi jalan masih kurang mendukung,"ujar Ahmad, salah satu petani setempat. (*)

Penulis: Aminudin
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved