Pasokan Gas Tertahan di Kanpel Batam. Listrik di Tanjungpinang Terancam Padam

Listrik di ibukota provinsi terancam padam. Karena proses bongkar muat gas yang dipasok PLTMG Tokojo dan Dompak ditahan Kanpel Batam," katanya

Pasokan Gas Tertahan di Kanpel Batam. Listrik di Tanjungpinang Terancam Padam
Tribun Batam/Thom
Manager PT PLN Area Tanjungpinang dan sekitarnya, Armunanto saat jumpa pers dengan awak media 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Kondisi listrik di kota Tanjungpinang terancam padam hingga akhir Ramadan.

Pasalanya, dua unit Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Gas (PLTMG) di Kijang dan Dompak sebagai penyuplai daya listrik nyaris tak memiliki pasokan gas.

Manager PT PLN Area Tanjungpinang dan sekitarnya, Armunanto, mengatakan selama ini pasokan gas untuk kedua unit PLTMG itu didatangkan dari Batam.

Proses pengiriman gas itu tidak mengalami kendala apa pun, namun, sejak dua hari terakhir, pengiriman gas itu terganjar di Kantor Pelabuhan (Kanpel) Batam.

"Kondisi listrik di ibukota provinsi terancam padam. Karena proses bongkar muat gas yang dipasok PLTMG Tokojo dan Dompak ditahan Kanpel Batam," ungkap Armunanto kepada Tribun, Kamis (9/6/2016) sore.

Armunanto menjelaskan, selama ini dispensasi yang diberikan oleh Kanpel Batam terkait pengiriman gas berdurasi 6 bulan.

Durasi waktu tersebut kemudian berubah menjadi 3 bulan, 1 bulan dan akhirnya setiap hari.

Kondisi itulah yang menghambat proses pengiriman gas dari Batam ke Bintan.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM dan BINTAN NEWS edisi Jumat, 10 Juni 2016

Penulis: Thom Limahekin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved