Petugas Medis Puskesmas Keluhkan Pasokan Obat-Obatan yang Kerap Terlambat

"Pak, kami selalu mengalami terlambat obat di sini. Kami melayani pasien kan harus ada obat. Kadang kami fikir mau pakai obat apa kalau stok tak ada."

Petugas Medis Puskesmas Keluhkan Pasokan Obat-Obatan yang Kerap Terlambat
TRIBUN BATAM/AMIN
Ilustrasi layanan berobat di Puskesmas. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Wakil Wali Kota Amsakar Achmad minta agar obat-obatan di Puskesmas tetap tersedia.

Hal itu disampaikannya setelah menggelar sidak (inspeksi mendadak) di Puskesmas Botania dan beberapa lainnya.

Hasil Sidak, Amsakar masih mendapatkan Puskesmas kurang baik karena melayani pasien hanya sampai pukul 12.00 WIB.

"Harus diperbaiki ini ke depan. Bagaiamana kalau ada warga sakit lalu Puskesmas sudah tutup. Kan kurang pas rasanya,"katanya dengan nada kecewa.

Penelusuran Tribun Batam di Puskesmas Sekupang, pelayanan Puskesmas cepat tutup karena obat yang tersedia terbatas.

Petugas medis mengeluhkan pasokan obat.

"Pak, kami selalu mengalami terlambat obat di sini. Kami melayani pasien kan harus ada obat. Kadang kami fikir mau pakai obat apa kalau stok tak ada," kata-kata tenaga medis.

Kepala UPT Puskesmas Sekupang drg Ana Hashina mengakui adanya kendala sering terlambatnya obat.

Bahkan surat permohonan obat ketika diajukan ke Dinkes, 2-3 minggu baru dapat.

"Kalau terlambat memang iya. Kadang tenaga medis saya imbau agar bersabar," kata Ana.

Harapan Ana Puskesmas lain di Batam, agar ke depan stok obat-obatan tetap tersedia, agar pelayanan kepada masyarakat maksimal. (*)

Penulis: Leo Halawa
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved