31 Pekerja PT DI Masih Bertahan di Gerbang PLTU Tanjung Sebatak

Memasuki hari ke-7, puluhan pekerja itu belum beranjak dari depan gerbang masuk PLTU Tanjung Sebatak, Ranggam, Kecamatan Tebing

TRIBUN BATAM/RACHTA YAHYA
Kabid Pengawasan Disnaker Karimun, Mustafa Mujarab menjelaskan perihal surat putusan bersalah kepada PT DI, subkon PT PLN Persero, Senin (23/5/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Sebanyak 31 pekerja PT Dreedolf Indonesia (DI), subkon PT PLN Ranting Tanjungbalai Karimun masih bertahan melaksanakan aksi mogok kerja mereka.

Memasuki hari ke-7, puluhan pekerja itu belum beranjak dari depan gerbang masuk PLTU Tanjung Sebatak, Ranggam, Kecamatan Tebing.

Ketua SPAI-FSPMI Kabupaten Karimun, Muhamad Fajar selaku pembina PUK PT DI Karimun mengatakan sejauh ini belum ada tanda-tanda PT DI akan melaksanakan penetapan dari sengketa ketenagakerjaan yang telah diterbitkan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Karimun, beberapa waktu lalu.

Pihaknya bertekad terus melaksanakan aksi mogok kerja sampai tuntutan pekerja dipenuhi.

“Masih (mogok), saya hampir setiap malam ke sana melihat kawan-kawan pekerja itu.

Belum ada tanda-tanda lagi PT DI akan melaksanakannya, makanya kami juga belum akan beranjak dari sana (PLTU Tanjung Sebatak, red),” kata Fajar, Senin (13/6/2016).

Fajar juga mengatakan Disnaker Karimun juga sudah datang melihat aksi mogok kerja 31 pekerja PT DI tersebut.(*)

Penulis:
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved