Gara-gara Lerai Adu Mulut, Tangan Kiri Hong Patah. 'Tersangka Masih Belum Ditahan'

"Ini sudah penganiayaan berat. Jangankan untuk bekerja, ke kamar mandi saja korban sulit.

Tribun Batam/Elhadif Putra
Hong menunjukkan tangan kirinya yang patah setelah dipukul benda keras oleh seseorang saat melerai adu mulut 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Nasib nahas dialami Hong Seng (45), saat dirinya mendatangi acara pesta pernikahan seorang warga.

Karena berusaha melerai pertengkaran antar dua tamu undangan, seorang tamu malah memukul tangannya hingga patah.

Akibat insiden tersebut, Hong yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan. Bahkan rencana untuk mengajak anak semata wayangnya untuk pergi ke Pulau Jawa menjadi gagal.

"Rencana mau bawa anak ke Jawa hari ini. Ya tapi kondisinya begini, ya jadi gak bisa, tiket jadi hanguslah," kata Hong yang dijumpai di kediamannya di kawasan Meral, Senin (13/6/2016).

Menurut Hong, kejadian tersebut bermula ketika dirinya pada Minggu (12/6/2016) dini hari, menghadiri pesta pernikahan seorang warga keturunan Tionghoa di Kampung Padi, Kampung Bukit, Kecamatan Meral.

Namun entah apa penyebabnya ada dua tamu undangan tiba-tiba bertengkar.

Hong yang kebetulan berada tak jauh dari kedua pria itu berusaha melerai.

Namun seorang diantaranya malah tidak senang dan marah pada Hong. Dengan emosi pria yang diketahui berinisial Pl tersebut kemudian meninggalkan lokasi pesta.

Namun hanya berselang beberapa menit saja Pl kembali lagi ke lokasi pesta sambil menenteng sepotong besi.

Tanpa aba-aba Pl memukulkan besi tersebut kearah kepala Hong. Karena berhasil menangkis, akhirnya besi tersebut mengenai tangan kiri Hong.

Halaman
12
Penulis: Elhadif Putra
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved