Kami Tak Mau Ayah Ditangkap Polisi, Rengek Dua Anak Gadis Nurdin

Nurdin mejelaskan, sejak terjadinya aksi berujung ricuh itu, kedua anaknya mengkhawatirkan keadaan dirinya

Kami Tak Mau Ayah Ditangkap Polisi, Rengek Dua Anak Gadis Nurdin
kompas.com/Firmansyah
Ketua Masyarakat Rejang Gunung Bungkuk (FMRGB), Nurdin, berusaha menenangkan kedua anaknya yang khawatirnya 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BENGKULU - Pemandangan sore, Minggu (12/6/2016) di rumah warga Desa Komering, Kabupaten Bengkulu Tengah, mendadak haru saat dua orang anak perempuan Ketua Masyarakat Rejang Gunung Bungkuk (FMRGB), Nurdin, datang dan menangis tersedu-sedu.

Nurdin merupakan tokoh dibalik aksi penolakan masyarakat 12 desa di Bengkulu Tengah yang menolak aktifitas pertambangan batu bara PT Citra Buana Selaraas (CBS) yang berujung tertembaknya 8 masyarakat dan seorang polisi terkena sabetan golok, Sabtu (11/6/2016).

"Tenang saja, kamu jangan menangis bapak tidak akan ditangkap," kata Nurdin pelan membisiki kedua anak perempuannya yang baru beranjak remaja itu.

Beberapa warga yang berada di dekat Nurdin juga ikut menenangkan kedua anak perempuan Nurdin.

Nurdin mejelaskan, sejak terjadinya aksi berujung ricuh itu, kedua anaknya mengkhawatirkan keadaan dirinya.

"Kami tidak mau ayah ditangkap polisi," kata salah seorang anak Nurdin pada Kompas.com.

Nurdin menyatakan, dirinya ikhlas apapun yang terjadi dengan dirinya, ia meyakini tindakan yang dilakukan bersama warga selama ini adalah untuk menyelamatkan kampung halamannya.

"Jika pertambangan itu beroperasi, maka terowongan akan ada di bawah kampung ini, tambang tertutup akan membuat perangkap kehidupan bagi masyarakat yang akan datang, kami harus mewariskan tempat yang baik pada generasi mendatang," ucap dia.

Sebelumnya Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol. M. Ghufron, menyatakan pihaknya saat ini sedang mengumpulkan fakta-fakta dan bukti dalang dibalik kerusuhan saat unjuk rasa beberapa hari lalu.

"Semua akan ditindak secara hukum, bukti dan fakta saat ini sedang kami kumpulkan," jelasnya.

Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved