Polda Kepri Minta Para Pelaku Pelayaran Perhatikan Panduan BMKG

Kondisi tersebut berlaku di wilayah perairan dan udara yang bisa saja mengganggu transportasi laut dan udara

TRIBUN BATAM/ELHADIF PUTRA
Suasana di Coastal Area usai terjadi puting Beliung, Kamis (9/6/2016) 

BATAM, TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Kejadian puting beliung yang terjadi di Tanjung Balai Karimun pada hari rabu tanggal (8/6) menjadi perhatian kepolisian Polda Kepri.

Akibat kencangnya angin, atap Mapolres Karimun mengalami kerusakan cukup parah.

Fenomena itu menandakan kondisi ‎cuaca akhir-akhir ini kurang bersahabat.

Kondisi tersebut berlaku di wilayah perairan dan udara yang bisa saja mengganggu transportasi laut dan udara.

"Khususnya mereka yang beraktifitas di laut. Seperti nelayan dan para pelaku pelayaran seperti transportasi kapal angkutan agar tetap mewaspadai kondisi ini," kata Kabid Humas Polda Kepri, AKBP Hartono, Senin (13/6/2016).

Berdasarkan Prakiraan BMKG ‎Bandara Hang Nadim Batam yang diterima Polda Kepri menunjukan bahwa arus laut cukup kuat di beberapa perairan Tanjungpinang, Lingga dan Bintan.

Sebelum berangkat, dari kepolisian meminta untuk tetap memperhatikan panduan cuaca yang dirilis BMKG.

"Sebelum berlayar sebaiknya memantau prakiraan cuaca agar mengetahui kondisi cuaca, jika tidak memungkinkan jangan memaksakan berlayar demi keselamatan," kata Hartono.

Selain itu, persiapan berlayar sesuai standar pelayaran dan ketentuan yang bersifat wajib demi keselamatan harus dipatuhi.

Seperti mengecek segala persiapan kelengkapan kondisi kapal, left jacket, dan kelengkapan peralatan lainnya.(*)

Penulis:
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved